Mengenal ND Filter pada Sony NX100 dan Kapan Menggunakannya

  • 07 Okt 2026 08:09 WIB
  •  Cirebon

Hubungan ND Filter dengan Aperture

Untuk memahami fungsi ND Filter lebih jauh, kita perlu mengenal aperture.

Aperture adalah bukaan pada lensa yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke kamera.

Secara sederhana, aperture yang lebih terbuka memungkinkan lebih banyak cahaya masuk. Sebaliknya, aperture yang lebih tertutup mengurangi cahaya. Namun aperture juga memengaruhi tampilan ruang tajam pada gambar.

Dalam kondisi tertentu, kamerawan mungkin ingin menggunakan aperture yang lebih terbuka agar subjek terlihat lebih menonjol dari latar belakang. Masalahnya, aperture terbuka membuat lebih banyak cahaya masuk.

Jika kondisi luar ruangan sangat terang, gambar bisa menjadi terlalu terang. Menutup aperture memang bisa menjadi solusi.

Tetapi jika pengguna ingin mempertahankan aperture tertentu, ND Filter dapat membantu mengurangi cahaya tanpa harus mengubah aperture secara ekstrem.

Inilah salah satu alasan mengapa ND Filter sangat berguna dalam produksi video.

ND Filter dan Shutter Speed

ND Filter juga berkaitan dengan shutter speed.

Dalam fotografi, pengguna sering memiliki kebebasan untuk menaikkan shutter speed ketika kondisi sangat terang. Namun dalam video, shutter speed sering dipertahankan pada nilai tertentu agar karakter gerakan terlihat lebih natural.

Misalnya, pada produksi dengan frame rate tertentu, kamerawan mungkin ingin menggunakan shutter speed yang mengikuti prinsip sekitar dua kali frame rate. Ketika kondisi cahaya sangat terang, mempertahankan shutter speed tersebut bisa membuat gambar terlalu terang.

Daripada menaikkan shutter speed terus-menerus, ND Filter dapat membantu mengurangi cahaya yang masuk. Dengan begitu, shutter speed dapat dipertahankan sesuai kebutuhan produksi.

Bagi kamerawan video, hal ini menjadi salah satu alasan penting mengapa ND Filter bukan sekadar fitur tambahan.

Bagaimana dengan Gain?

Gain merupakan pengaturan yang juga berkaitan dengan exposure.

Ketika kondisi kurang cahaya, gain dapat digunakan untuk meningkatkan sensitivitas sinyal gambar. Namun semakin tinggi gain, noise pada gambar juga dapat menjadi lebih terlihat. Sebaliknya, ketika kondisi terlalu terang, masalahnya bukan kekurangan cahaya.

Justru cahaya yang masuk terlalu banyak.

Karena itu, menaikkan atau menurunkan gain bukanlah solusi utama untuk semua kondisi. Dalam kondisi terang, ND Filter dapat menjadi salah satu cara untuk mengendalikan jumlah cahaya yang masuk sebelum pengguna melakukan penyesuaian exposure lainnya.

Sony NX100 dan Penggunaan ND Filter

Sony PXW-NX100 merupakan kamera yang dirancang untuk kebutuhan produksi video profesional dan memiliki sistem ND Filter bawaan. Hal ini memberikan keuntungan bagi pengguna karena pengurangan cahaya dapat dilakukan dari kamera tanpa harus memasang filter tambahan di bagian depan lensa.

Dalam penggunaan sehari-hari, keberadaan ND Filter bawaan membuat proses pengambilan gambar menjadi lebih praktis. Kamerawan tidak perlu terus-menerus mengganti aksesori filter ketika berpindah dari kondisi pencahayaan normal ke kondisi yang sangat terang.

Namun pengguna tetap perlu memahami bahwa ND Filter bukan tombol otomatis untuk memperbaiki semua masalah exposure. Kamerawan tetap perlu memperhatikan aperture, shutter speed, gain dan kondisi cahaya di lokasi.

Jangan Langsung Menggunakan ND Filter Saat Masuk Ruangan

Salah satu kesalahan yang bisa terjadi ketika baru mengenal ND Filter adalah lupa mengembalikannya ketika kondisi pencahayaan berubah. Misalnya kamera sebelumnya digunakan untuk mengambil gambar di luar ruangan pada siang hari.

ND Filter digunakan karena kondisi sangat terang. Kemudian kamera dibawa masuk ke dalam ruangan.

Jika ND Filter masih aktif, jumlah cahaya yang masuk ke sensor akan berkurang. Akibatnya, gambar dapat menjadi terlalu gelap. Karena itu, kamerawan perlu membiasakan diri melihat kondisi cahaya setiap kali berpindah lokasi.

Kebiasaan sederhana seperti ini cukup penting terutama ketika melakukan liputan dengan perpindahan lokasi yang cepat.

ND Filter dalam Situasi Liputan

Bayangkan seorang kamerawan sedang meliput sebuah kegiatan. Pada awalnya kegiatan berlangsung di dalam gedung. Cahaya relatif terkendali sehingga ND Filter tidak dibutuhkan.

Beberapa menit kemudian kamerawan harus mengambil gambar di halaman luar.

Kondisi berubah drastis.

Cahaya matahari jauh lebih kuat.

Pada saat seperti ini, ND Filter dapat digunakan untuk membantu mengendalikan exposure. Setelah pengambilan gambar outdoor selesai dan kamera kembali digunakan di dalam ruangan, pengaturan ND Filter perlu diperiksa kembali.

Situasi seperti ini sangat umum dalam pekerjaan dokumentasi dan liputan. Karena itu, mengenal ND Filter bukan hanya persoalan memahami teori, tetapi juga membangun kebiasaan kerja.

Bagaimana Menentukan ND yang Digunakan?

Pada dasarnya, semakin besar pengurangan cahaya dari ND Filter, semakin sedikit cahaya yang mencapai sensor. Karena kebutuhan pencahayaan bisa berbeda-beda, pengguna perlu menyesuaikan tingkat ND dengan kondisi di lapangan.

Tidak ada satu pengaturan ND yang selalu benar untuk semua kondisi.

Pada pagi hari yang mendung, kebutuhan pengurangan cahaya tentu berbeda dengan siang hari ketika matahari sangat terik. Begitu pula antara area yang berada di bawah bayangan dengan lokasi yang terkena cahaya matahari langsung.

Karena itu, jangan menganggap ND sebagai pengaturan yang harus selalu berada pada posisi tertentu. Gunakan sesuai kondisi cahaya dan hasil exposure yang ingin dicapai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....