Bukan Cuma HDMI, Kenali 7 Jenis Kabel Video yang Dipakai di Dunia Penyiaran

  • 31 Agt 2026 07:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Dalam produksi siaran televisi, live streaming, dokumentasi maupun pembuatan konten digital, kabel menjadi salah satu perangkat yang memiliki peran penting. Salah satunya adalah kabel video yang digunakan untuk mengirimkan gambar dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Bagi masyarakat umum, kabel video mungkin terlihat hampir sama. Padahal, setiap jenis memiliki fungsi, kemampuan dan penggunaan yang berbeda.

Di lingkungan media, pilihan kabel biasanya disesuaikan dengan jenis perangkat, kualitas video, jarak transmisi hingga kebutuhan produksi. Berikut beberapa jenis kabel video yang cukup umum digunakan dalam dunia penyiaran di Indonesia.

1. HDMI, Praktis dan Banyak Digunakan

HDMI atau High-Definition Multimedia Interface merupakan salah satu kabel video yang paling mudah ditemui.

Kabel ini dapat mengirimkan sinyal video dan audio melalui satu kabel. Karena praktis, HDMI banyak digunakan untuk menghubungkan kamera, laptop, komputer, televisi, monitor, proyektor hingga perangkat video switcher.

Dalam kegiatan produksi, HDMI misalnya digunakan untuk mengirimkan keluaran gambar dari kamera menuju monitor atau perangkat pengolah video.

HDMI juga memiliki berbagai versi dengan kemampuan berbeda. Perbedaan tersebut berkaitan dengan kemampuan bandwidth, resolusi, refresh rate dan fitur lain yang dapat didukung.

Karena itu, penggunaan HDMI sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan perangkat. Kabel yang mahal belum tentu membuat gambar menjadi lebih jernih apabila perangkat yang digunakan memiliki batas kemampuan tertentu.

2. SDI, Andalan Produksi Profesional

Berbeda dengan HDMI yang banyak digunakan pada perangkat konsumen, SDI atau Serial Digital Interface lebih identik dengan dunia produksi dan penyiaran profesional.

SDI umumnya menggunakan kabel coaxial dengan konektor BNC. Teknologi ini banyak digunakan untuk mengirimkan sinyal video digital antara kamera profesional, switcher, monitor, router, converter dan perangkat produksi lainnya.

Salah satu kelebihan SDI adalah konektor BNC memiliki mekanisme penguncian. Koneksi menjadi lebih aman sehingga kabel tidak mudah terlepas ketika tersenggol atau tertarik.

Hal ini penting dalam produksi media karena peralatan biasanya ditempatkan dalam satu area kerja dengan banyak kabel yang terhubung.

SDI juga tersedia dalam beberapa standar yang memiliki kemampuan berbeda. Karena itu, pemilihan kabel dan perangkat tetap harus disesuaikan dengan resolusi serta kebutuhan produksi.

3. VGA, Kabel Lama yang Masih Ditemukan

VGA merupakan teknologi koneksi video yang sudah digunakan selama bertahun-tahun. Kabel ini banyak ditemukan pada komputer, monitor dan proyektor generasi lama.

VGA menggunakan sinyal video analog dan tidak membawa audio. Karena teknologi perangkat saat ini semakin berkembang, penggunaannya mulai berkurang.

Meski demikian, VGA masih dapat ditemukan di sejumlah kantor, ruang rapat, sekolah maupun perangkat produksi lama.

Dalam kondisi tertentu, kabel VGA juga masih diperlukan ketika perangkat lama harus dihubungkan dengan sistem yang lebih baru menggunakan converter.

4. DisplayPort untuk Komputer dan Monitor

DisplayPort merupakan koneksi video digital yang banyak digunakan pada komputer, workstation dan monitor.

Kabel ini dapat mendukung resolusi serta refresh rate tinggi, tergantung versi dan kemampuan perangkat yang digunakan.

Dalam lingkungan media, DisplayPort dapat digunakan pada komputer editing, komputer grafis maupun workstation yang membutuhkan koneksi ke monitor beresolusi tinggi.

DisplayPort juga dapat membawa audio sehingga pengguna tidak selalu membutuhkan kabel audio tambahan.

Koneksi ini cukup populer pada perangkat komputer karena menawarkan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan grafis dan video modern.

Selanjutnya, DVI, USB C & BNC
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....