Bahaya! 3 Celah Keamanan Baru Intai Pengguna Windows
- 20 Agt 2026 08:04 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Microsoft kembali mengingatkan pengguna Windows untuk segera memasang pembaruan keamanan terbaru setelah perusahaan memperbaiki ratusan celah pada pembaruan keamanan Agustus 2026. Dari sejumlah kerentanan tersebut, tiga zero-day menjadi perhatian karena satu telah dieksploitasi dalam serangan dan dua lainnya telah diketahui publik sebelum perbaikan tersedia.
BleepingComputer melaporkan, pembaruan keamanan Microsoft pada 11 Agustus 2026 memperbaiki sekitar 400 kerentanan yang mencakup berbagai produk perusahaan, dengan puluhan di antaranya masuk kategori kritis. Untuk pengguna Windows, perhatian terbesar tertuju pada celah yang memungkinkan penyerang meningkatkan hak akses hingga memperoleh kendali sistem dengan tingkat kewenangan yang sangat tinggi.
Salah satu celah yang paling mengkhawatirkan adalah CVE-2026-68820, yang ditemukan pada Windows Ancillary Function Driver for WinSock atau AFD.sys. Microsoft menyatakan kerentanan tersebut memungkinkan penyerang yang sudah memiliki akses lokal menjalankan aplikasi tertentu untuk memicu kondisi perlombaan dan meningkatkan hak akses hingga level SYSTEM tanpa membutuhkan interaksi pengguna.
Yang membuat CVE-2026-68820 semakin serius adalah statusnya yang sudah masuk kategori actively exploited. Check Point melaporkan bahwa kelompok Lazarus yang dikaitkan dengan Korea Utara mengeksploitasi kerentanan tersebut dalam serangan untuk memasang varian baru FudModule, sebuah rootkit yang beroperasi pada level kernel Windows.
Celah kedua adalah CVE-2026-62832 yang berada pada Windows User Profile Service dan berkaitan dengan peningkatan hak akses. Menurut Microsoft, penyerang yang telah memiliki kredensial untuk akun lokal lain dapat menjalankan aplikasi yang dirancang khusus untuk memuat registry hive milik pengguna lain, sehingga berpotensi mengakses atau mengubah data dan memperoleh hak administrator.
BleepingComputer menyebut CVE-2026-62832 sebelumnya telah dipublikasikan sebelum patch Microsoft tersedia dan dikaitkan dengan exploit yang dikenal sebagai LegacyHive. Microsoft kemudian memasukkan perbaikannya ke dalam pembaruan Agustus, sementara peneliti keamanan telah menunjukkan bahwa kerentanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hak akses pada sistem Windows.
Zero-day ketiga yang ditangani dalam pembaruan Agustus juga masuk dalam kelompok kerentanan yang telah diketahui publik sebelum tersedianya perbaikan resmi. Namun, dibandingkan dua celah Windows yang paling banyak disorot, informasi mengenai dampak dan status eksploitasi kerentanan ketiga tersebut tidak menjadi perhatian utama Microsoft dalam komunikasi publiknya. Trend Micro Zero Day Initiative juga menyoroti sejumlah kerentanan Windows lain dalam siklus pembaruan Agustus, menunjukkan luasnya permukaan keamanan yang harus diperhatikan pengguna dan administrator.
JPCERT/CC, lembaga koordinasi keamanan siber Jepang, turut mengingatkan pengguna untuk segera menerapkan pembaruan Microsoft Agustus 2026 karena sejumlah kerentanan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hak akses atau menjalankan kode pada sistem yang terdampak. Microsoft sendiri menyarankan pelanggan untuk menerapkan pembaruan keamanan sesegera mungkin, terutama terhadap celah yang telah diketahui digunakan dalam serangan.
Bagi pengguna Windows, langkah paling sederhana adalah memastikan sistem telah menerima pembaruan keamanan terbaru melalui Windows Update dan melakukan restart apabila diminta. Microsoft menyatakan pembaruan keamanan Agustus 2026 telah tersedia untuk versi Windows yang didukung, sehingga menunda pemasangan patch dapat memperpanjang waktu perangkat berada dalam kondisi rentan.
Dengan banyaknya celah yang diperbaiki pada bulan ini, keamanan Windows bukan lagi sekadar persoalan memasang antivirus atau menghindari tautan mencurigakan. Memperbarui sistem operasi secara rutin menjadi lapisan pertahanan penting, terutama karena salah satu kerentanan yang baru saja ditambal telah terbukti digunakan dalam serangan nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....