Akademisi UGJ Cirebon Ingatkan Orang Tua Awasi Anak dalam Penggunaan Gadget

  • 22 Jul 2026 13:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Penggunaan gadget pada anak usia dini perlu mendapat pengawasan orang tua agar tidak menimbulkan dampak negatif. Kemampuan anak dalam mengoperasikan teknologi dinilai harus diimbangi dengan pendampingan serta pembatasan penggunaan perangkat digital.

Kabiro Humas dan Kerjasama sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis UGJ Cirebon, Dr. H. Editya Nurdiana, SE., MM, mengatakan perkembangan teknologi membuat banyak anak lebih cepat menguasai perangkat digital dibandingkan orang tuanya. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi keluarga dalam memberikan edukasi mengenai penggunaan teknologi secara bijak.

"Digital itu adalah sesuatu yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Terkadang kemampuan digitalisasi itu jauh lebih pintar anak-anak kita dibandingkan dengan kita sendiri. Tapi kemudian tanpa ada satu pembatasan dan pengawasan yang ketat akan berdampak yang sangat tidak baik sekali," ujar Dr. Editya kepada RRI, Selasa, 21 Juli 2026.

Baca juga: Literasi Digital dan Finansial Dinilai Kunci Sukses Era Modern

Editya menilai kebiasaan memberikan gadget kepada anak agar tetap tenang justru dapat membawa dampak jangka panjang apabila dilakukan tanpa pengawasan. Menurutnya, peran orang tua dalam berinteraksi dan membangun komunikasi langsung dengan anak tidak dapat digantikan sepenuhnya oleh perangkat digital.

Ia mengungkapkan, kebiasaan mendongeng atau bercerita kepada anak mulai tergeser oleh penggunaan gadget sebagai sarana hiburan. Padahal, interaksi langsung antara orang tua dan anak memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang serta pembentukan karakter.

"Boleh kita memberikan sesuatu pada anak, tapi kemudian dalam batas dan takaran yang wajar. Ketika keingintahuannya itu tidak dalam sebuah pengawasan, maka yang terjadi anak bisa mengakses hal-hal yang belum saatnya mereka ketahui," katanya.

Baca juga: Akademisi Ingatkan Anak Muda Bijak Hadapi FOMO dan Paylater Digital

Editya menjelaskan rasa ingin tahu merupakan hal yang wajar dimiliki setiap anak. Namun, rasa ingin tahu tersebut perlu diarahkan sesuai tahap perkembangan usia agar anak tidak mengakses layanan maupun fitur digital yang belum sesuai dengan kebutuhannya.

Ia juga mengingatkan orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak saat menggunakan gadget, termasuk membatasi akses terhadap aplikasi maupun platform digital. Dengan pendampingan yang tepat, anak dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar tanpa mengabaikan aspek keamanan dan perkembangan psikologisnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....