Koperasi Desa Merah Putih Didorong Perkuat Ekonomi Kerakyatan Cirebon
- 12 Agt 2026 16:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon meresmikan fasilitas, sarana, dan prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam peringatan Hari Koperasi ke-79 dan Hari UMKM tingkat Kabupaten Cirebon Tahun 2026 di Stadion Watubelah Sumber, Minggu 9 Agustus 2026. Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat koperasi sebagai wadah konsolidasi ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon Imron mengatakan, dukungan sarana operasional KDKMP di Kabupaten Cirebon mencakup 103 unit mobil truk, 67 unit mobil double cabin yang telah diterima, serta 98 unit kendaraan roda tiga. “Kami mendapatkan 103 unit mobil truk, 67 unit mobil double cabin yang telah diterima, serta 98 unit kendaraan roda tiga,” ujarnya.
Ia mengimbau seluruh pengurus KDKMP dapat memanfaatkan armada tersebut secara optimal untuk menunjang aktivitas dan pengembangan koperasi di masing-masing wilayah.
“Kami harap nanti dari pengurus koperasi bisa menggunakan mobil-mobil ini untuk kepentingan koperasi. Mudah-mudahan koperasi kita maju, ekonomi kita Kabupaten Cirebon maju,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan mengatakan, penguatan koperasi dan UMKM memiliki landasan regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cirebon tentang UMKM dan Koperasi. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam mendorong berbagai potensi ekonomi masyarakat melalui semangat kebersamaan.
“Perda UMKM dan Perda Koperasi Kabupaten Cirebon itu adalah dasar regulasi kita untuk mendorong agar potensi-potensi kita bisa didorong menjadi kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.
Selain memperkuat koperasi, Pemkab Cirebon juga mengembangkan sektor UMKM melalui program Cirebon Inkubator Bisnis (CIB). Alex menyebut, program yang sebelumnya menjadi program strategis dinas tersebut kini telah ditetapkan sebagai program prioritas Kabupaten Cirebon.
“Tahun kemarin Cirebon Inkubator Bisnis (CIB) masih dalam bentuk program strategis dinas, sekarang sudah jadi program prioritas Kabupaten Cirebon,” jelasnya.
Alex mengatakan, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Kabupaten Cirebon. Karena itu, keberadaan KDKMP diharapkan dapat menjadi konsolidator sekaligus offtaker yang membantu memperkuat pemasaran dan penyerapan produk UMKM sebagai produsen.
“Menurut data BPS, pendorong perekonomian Kabupaten Cirebon sebesar 97 persen itu adalah UMKM,” katanya..
“Jadi yang jelas, Insyaallah dengan adanya koperasi yang menjadi konsolidator offtaker dan UMKM sebagai produsennya, mudah-mudahan kita bisa mendorong perekonomian Kabupaten Cirebon,” ujarnnya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, sebanyak 116 KDKMP telah terbangun dan siap beroperasi. Sementara itu, 288 KDKMP lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Pemkab Cirebon berharap penguatan KDKMP melalui dukungan sarana operasional dapat memperkuat rantai ekonomi masyarakat, terutama dalam menghubungkan koperasi dengan pelaku UMKM. Koperasi diharapkan mampu menjalankan fungsi konsolidasi dan pemasaran, sedangkan UMKM terus berkembang sebagai produsen sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Cirebon.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....