Hardiknas 2026: Kuningan Kuatkan Partisipasi Mewujudkan Pendidikan

  • 02 Mei 2026 13:37 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya penguatan partisipasi seluruh elemen dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata di Kabupaten Kuningan.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Kegiatan ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai momentum refleksi terhadap kondisi pendidikan saat ini.

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan menyampaikan bahwa pendidikan merupakan cerminan masa depan daerah. Hal ini harus dipandang secara jujur dan mendalam oleh semua pihak.

“Pendidikan adalah cermin masa depan sebuah daerah, ketika pendidikan cerah, maka harapan akan tampak. Namun ketika pendidikan buram, yang muncul adalah kegelisahan,” ujarnya dalam keterangan rilis Pemerintah Kabupaten Kuningan Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam sektor pendidikan di daerahnya. Tantangan tersebut meliputi rata-rata lama sekolah, keterbatasan sarana dan prasarana, serta akses pendidikan yang belum merata di sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, persoalan pendidikan tidak hanya bersifat teknis. Hal ini juga menjadi bagian dari pengabdian yang menuntut kerja nyata dan inovatif.

“Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi panggilan pengabdian. Kita harus bekerja lebih terukur, lebih inovatif, dan lebih tulus untuk anak-anak kita,” ucapnya.

Bupati menambahkan bahwa pembangunan pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik. Pembangunan juga harus menyentuh pembentukan karakter dan kualitas manusia.

“Pendidikan bukan hanya soal membangun gedung, tetapi membangun manusia,” katanya. Hal tersebut mencakup pembentukan karakter, martabat, dan kecerdasan.

Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Amanat tersebut menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia.

Hal ini sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh. Nilai tersebut menjadi dasar dalam membangun pendidikan yang berkarakter.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Kuningan meluncurkan Program “Bunda El untuk Ananda”. Program ini menjadi gerakan kolaboratif lintas sektor dalam membangun generasi yang berkarakter, sehat, dan berprestasi.

Selain itu, pemerintah daerah turut memberikan penghargaan kepada pelajar, tenaga kependidikan, serta satuan pendidikan berprestasi. Bantuan pendidikan dari Baznas Kuningan juga disalurkan bagi siswa yang membutuhkan.

Bupati Kuningan menutup sambutannya dengan optimisme terhadap masa depan pendidikan di daerah. “Jika pendidikan kita maju, maka Kuningan tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kualitas generasinya,” ujarnya.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....