Diskominfo Majalengka Perkuat Literasi Digital Masyarakat

  • 28 Apr 2026 19:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Di tengah derasnya arus informasi digital, Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka), Jawa Barat, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat literasi digital masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan informatif.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengintensifkan edukasi penggunaan media sosial secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab. Edukasi ini ditujukan kepada masyarakat hingga perangkat pemerintahan di tingkat bawah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi para admin media sosial di tingkat kecamatan dan desa. Kegiatan ini digelar di Kecamatan Argapura pada Selasa, 28 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, langkah tersebut juga untuk memperkuat transparansi informasi kepada masyarakat.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Majalengka, Kusmiati, menegaskan bahwa media sosial kini menjadi salah satu kanal utama dalam penyebaran informasi publik. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Media sosial bukan sekadar sarana komunikasi, tetapi juga menjadi wajah informasi pemerintah. Maka, konten yang disampaikan harus informatif, kredibel, serta mampu menangkal penyebaran hoaks di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas para admin media sosial menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat. Hal ini sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik di era digital.

Sementara itu, Camat Argapura, Ridwan Mochamad Ramdhani, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menyebut peran media sosial saat ini sangat strategis dalam mendukung penyampaian informasi program pemerintah hingga ke tingkat desa.

Menurutnya, seluruh desa di Kecamatan Argapura telah memiliki admin media sosial. Para admin tersebut bertugas mempublikasikan berbagai kegiatan dan program pembangunan.

"Terdapat sekitar 14 desa yang telah memiliki admin media sosial, ditambah instansi vertikal. Bimtek ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan mereka dalam mengelola informasi secara efektif," ucapnya.

Antusiasme peserta juga terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta, Erik, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru.

"Melalui bimtek ini, kami jadi lebih memahami cara membuat konten yang informatif, menarik, serta mampu menangkal hoaks yang beredar di masyarakat," katanya menuturkan.

Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi digital, Diskominfo Majalengka berharap para admin media sosial dapat menjadi garda terdepan. Mereka diharapkan mampu menyebarkan informasi yang benar, akurat, dan membangun.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem digital yang sehat. Selain itu, upaya tersebut juga untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap informasi pemerintah.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....