Wali Kota Cirebon Dorong Peran MUI dalam Edukasi Moral dan Lingkungan

  • 19 Apr 2026 20:39 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon mendorong penguatan kerja sama dengan tokoh agama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, saat menghadiri pelantikan dan rapat kerja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon masa khidmat 2025–2030 di At-Taqwa Center Kota Cirebon.

Kegiatan pelantikan tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam memperkokoh peran ulama dalam kehidupan sosial masyarakat. Pemerintah daerah berharap kepengurusan baru MUI dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

"Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan keluarga besar MUI Kota Cirebon atas terselenggaranya agenda ini. Selamat kepada Ketua Umum beserta seluruh pengurus yang telah dikukuhkan, semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab," ujarnya yang dikutip dari press release pemkot Cirebon Selasa, 14 April 2026.

Menurut Wali Kota, pembangunan tidak hanya sebatas pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh pembentukan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai moral dan spiritual. Keberadaan MUI dinilai memiliki posisi penting dalam membimbing umat agar tetap menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan zaman.

Ia menambahkan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Cirebon menjadi capaian yang patut disyukuri. Namun, capaian tersebut harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga etika dan tanggung jawab sosial.

"Di sinilah peran MUI menjadi sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah, agar kemajuan intelektual dan ekonomi masyarakat berjalan seiring dengan kematangan spiritual," ucapnya.

Selain persoalan moral, isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hasil pemantauan di kawasan Sungai Sukalila menunjukkan masih adanya permasalahan sampah yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....