Bupati Indramayu Kunjungi SMPN 1 Kertasemaya usai Terbakar
- 26 Feb 2026 17:04 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Bupati Lucky Hakim meninjau langsung lokasi kebakaran di SMPN 1 Kertasemaya yang berlokasi di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Selasa, 24 Februari 2026. Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa salah satu fasilitas pendidikan.
Pada kesempatan itu, Bupati Lucky melihat langsung kondisi bangunan yang terdampak kebakaran. Bupati juga memastikan proses pemulihan dapat segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.
Bupati Lucky Hakim menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi. Namun Lucky menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pemulihan pasca kebakaran tersebut.
“Kami sangat prihatin atas musibah kebakaran ini. Pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu proses pemulihan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.
Dia berharap, proses perbaikan dapat segera dilaksanakan sehingga aktivitas sekolah dapat kembali berlangsung seperti biasa dan para siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan secara optimal.
“Kami ingin memastikan para siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Untuk itu, perbaikan harus segera dilakukan agar kegiatan sekolah kembali normal dan pelayanan pendidikan tidak terganggu,” ucapnya.
Kronologi peristiwa Kebakaran terjadi sampai api bisa dipadamkan.
Diketahui api telah membakar ruang belajar serta gudang penyimpanan meja dan kursi di SMPN 1 Kertasmaya yang beralamat di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, ludes terbakar pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 05.55 WIB. Peristiwa terjadi saat kondisi sekolah masih sepi dan belum ada aktivitas belajar mengajar.
Komandan Regu (Danru) Pos 3 Damkar Kecamatan Jatibarang, Yogie Arief S, mengonfirmasi bahwa objek yang terbakar merupakan satu ruang kelas dan satu gudang penyimpanan perabot sekolah. Pihaknya menerima laporan dari seorang guru dan langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Petugas Damkar tiba di lokasi tidak lama setelah menerima laporan dan segera melakukan upaya pemadaman. Api terlihat cukup besar dan berpotensi merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar titik kebakaran.
Proses pemadaman melibatkan unsur masyarakat setempat serta jajaran Polsek Sukagumiwang yang turut membantu pengamanan lokasi. Para guru dan staf sekolah juga bahu-membahu membantu proses evakuasi barang yang masih dapat diselamatkan.
Berkat respons cepat petugas dan kerja sama semua pihak, api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.
Yogie memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Kerugian material diperkirakan cukup besar karena sejumlah meja, kursi, serta perlengkapan belajar ikut hangus terbakar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat masih melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan sumber api dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....