Bupati Lucky Hakim Tutup MPLS Sekolah Rakyat Indramayu
- 19 Agt 2026 20:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Indramayu di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Selasa, 18 Agustus 2026. Penutupan MPLS bertema "Membuka Pintu Kesempatan, Menjemput Harapan" ini menjadi momentum bagi para siswa untuk membangun semangat belajar demi memutus mata rantai kemiskinan.
Lucky Hakim menyatakan kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak keluarga kurang mampu. "Sekolah Rakyat ini harus aman dan nyaman bagi anak-anak. Jangan sampai ada perundungan, kekerasan. Kalau ada apa-apa jangan sungkan, cerita sama gurunya," kata Lucky.
Ia menegaskan kemiskinan bukanlah sebuah kehinaan, melainkan kondisi yang dapat diubah melalui kesempatan pendidikan, kerja keras, dan semangat untuk maju. Kehadiran fasilitas serta jaminan gizi yang memadai di sekolah ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi anak-anak prasejahtera untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Indramayu tercatat menampung sebanyak 370 siswa yang terdiri atas 270 siswa baru dan 100 siswa rintisan. Rincian siswa baru mencakup masing-masing 90 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA, sedangkan siswa rintisan terdiri dari 50 peserta didik SD serta 50 peserta didik SMP.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Indramayu, Mardiani, menyampaikan keberhasilan penyelenggaraan sekolah membutuhkan dukungan serta kolaborasi dari berbagai pihak. "Dibutuhkan sinergi, dukungan, dan kolaborasi dari berbagai pihak, khususnya Pemkab, sehingga cita-cita untuk memberikan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan dapat terwujud," ujar Mardiani.
Ia mengimbau seluruh peserta didik agar menjadikan selesainya kegiatan pengenalan sekolah sebagai awal dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepercayaan diri. Langkah tersebut dinilai penting agar para siswa saling mendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di sekolah.
Dukungan terhadap keberlanjutan program pendidikan ini turut dirasakan langsung oleh tenaga pendidik serta peserta didik yang mengikuti pembelajaran. Anisa Istiqomah, guru SMP setempat, mengaku perlu terus belajar memberikan pendampingan khusus guna membentuk karakter murid agar tumbuh menjadi generasi yang sukses.
Sementara itu, Bunga Aprilia, siswa kelas VII SMP Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Indramayu, mengaku sangat senang dapat mengikuti berbagai kegiatan sekolah seperti Pramuka. "Terima kasih kepada Presiden dan Bupati Indramayu atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mendapatkan pendidikan di Sekolah Rakyat," ucap Bunga memberi pujian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....