Kemenhaj Kabupaten Cirebon Pastikan Layanan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas

  • 30 Jul 2026 15:05 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon memastikan calon jemaah haji lanjut usia (lansia) maupun penyandang disabilitas akan memperoleh pelayanan khusus selama penyelenggaraan ibadah haji. Keluarga juga diimbau terus memberikan dukungan agar calon jemaah tetap sehat hingga waktu keberangkatan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, H. Mualim Tamim, M.Ag., mengatakan masa tunggu keberangkatan haji masih cukup panjang. Saat ini masa tunggu di Kabupaten Cirebon sekitar 13 hingga 14 tahun, sedangkan pendaftar baru secara nasional diperkirakan menunggu hingga 26 tahun.

Ia menjelaskan, penyesuaian masa tunggu dilakukan secara nasional agar lebih merata di seluruh daerah. Meski demikian, Kabupaten Cirebon tetap memperoleh kuota haji yang cukup besar karena jumlah pendaftarnya terus tinggi.

"Saat ini pun Kabupaten Cirebon dapat kuota banyak lagi sampai 2.435. Dasar pemberangkatan kuota jemaah haji itu didasarkan kepada banyaknya pendaftar atau waiting list yang ada di kabupaten dan kota masing-masing," ujarnya kepada RRI, Kamis, 30 Juli 2026.

Baca juga: Evaluasi Pelaksanaan Haji 2026, Kepuasan Jemaah Mencapai 99,40 Persen

Mualim mengimbau keluarga calon jemaah yang memiliki kondisi kesehatan tertentu agar terus memberikan dukungan moril kepada anggota keluarganya. Selain itu, upaya menjaga kesehatan dan menjalani pengobatan tetap perlu dilakukan sebagai bentuk ikhtiar sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Ia menegaskan, pihaknya telah menyiapkan layanan khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas. Pada penyelenggaraan haji tahun 2026, pemerintah juga mengusung tema Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas untuk memastikan seluruh jemaah memperoleh pelayanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

"Insya Allah kami akan melayani dengan baik bagi lansia, perempuan, dan disabilitas. Petugas perempuan juga kami perbanyak, kemudian ada petugas yang memang ditugasi khusus untuk mengurusi lansia dan disabilitas, termasuk membantu jemaah yang menggunakan kursi roda," ucap Mualim.

Baca juga: Kemenhaj Kabupaten Cirebon Tunggu Regulasi Diklat Petugas Haji 2027

Ia menambahkan, setiap jemaah lansia maupun penyandang disabilitas juga mendapat pendampingan selama pelaksanaan ibadah haji. Pendampingan tersebut dilakukan oleh keluarga yang menjadi mahram maupun petugas khusus agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....