Evaluasi Pelaksanaan Haji 2026, Kepuasan Jemaah Mencapai 99,40 Persen

  • 30 Jul 2026 15:00 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 berjalan dengan baik. Evaluasi tersebut menjadi bekal dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2027.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, H. Mualim Tamim, M.Ag., mengatakan persiapan haji 2027 telah dimulai setelah seluruh rangkaian penyelenggaraan haji 2026 selesai. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan haji tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat.

"Untuk evaluasi 2026, saya pikir ini sudah alhamdulillah. Karena berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji di 2026 ini bekerja dengan baik, bekerja dengan akurat, sehingga survei kepuasan layanan terhadap jemaah haji mencapai 99,40 persen," kata Mualim kepada RRI, Kamis, 30 Juli 2026.

Baca juga: Kemenhaj Kabupaten Cirebon Tunggu Regulasi Diklat Petugas Haji 2027

Ia menjelaskan, tingkat kepuasan tersebut merupakan hasil penilaian terhadap seluruh layanan yang diterima jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. Penilaian itu mencakup layanan transportasi, akomodasi, konsumsi, perlindungan jemaah, bimbingan ibadah, hingga pelayanan bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Mualim menyebutkan nilai kepuasan layanan berada pada rentang 99,20 persen hingga 99,90 persen. Rata-rata seluruh indikator pelayanan mencapai 99,40 persen berdasarkan hasil survei tingkat nasional maupun lokal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan haji, termasuk jajaran Dinas Kesehatan yang berperan dalam proses pemeriksaan istitha'ah kesehatan jemaah. Menurutnya, pelaksanaan istitha'ah di Jawa Barat memperoleh apresiasi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan pemerintah pusat.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih terutama kepada pihak terkait, termasuk tim kesehatan yang sudah bekerja sangat baik dari awal mempersiapkan salah satu syarat untuk berhaji adalah istitha'ah. Jawa Barat mendapat apresiasi sebagai provinsi terbaik dalam pelaksanaan istitha'ah," ujarnya.

Mualim menambahkan, sekitar 30 persen jemaah haji pada penyelenggaraan tahun 2026 merupakan kelompok lansia prioritas. Karena itu, petugas menyediakan layanan khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas agar seluruh kebutuhan mereka selama menjalankan ibadah dapat terpenuhi.

Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027. Evaluasi yang telah dilakukan akan menjadi dasar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh calon jemaah haji Kabupaten Cirebon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....