Pengambilan Koper Jemaah Haji, Keluarga Wajib Membawa Lembar Bukti Pengambilan

  • 18 Jun 2026 15:53 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Proses kepulangan jemaah haji Kota Cirebon tidak langsung berakhir setelah tiba di Makorem. Selain penyambutan keluarga, masih terdapat tahapan distribusi barang bawaan jemaah yang dilakukan secara terpisah dari kedatangan rombongan.

Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Cirebon, Muhamad Ikbal Sugiana, SE, menjelaskan jemaah akan diangkut menggunakan bus dari Bandara Kertajati menuju Makorem Kota Cirebon. Sementara itu, koper dan barang bawaan jemaah diangkut menggunakan armada truk menuju Kantor Kementerian Haji Kota Cirebon di Jalan Terusan Pemuda.

"Kalau jemaah kita jemput dengan bis, kalau kopernya nanti kita angkut dengan armada truk. Nanti selanjutnya keluarga jemaah mengambil di Kantor Kementerian Haji mulai jam 19.00 atau jam 7 malam," ujarnya kepada RRI Kamis, 18 Juni 2026.

Untuk menjaga keamanan barang bawaan, keluarga yang mengambil koper diwajibkan membawa dokumen identitas. Persyaratan tersebut berupa fotokopi KTP dan lembar bukti pengambilan yang telah diberikan sebelumnya oleh panitia.

Ikbal mengatakan aturan tersebut diterapkan untuk menghindari kesalahan maupun penyalahgunaan saat proses distribusi koper. Mengingat banyak barang berharga yang dibawa jemaah dari Tanah Suci, pengamanan dilakukan secara ketat.

"Karena ini kan riskan sekali. Jadi kita skemakan untuk bisa lebih aman," katanya.

Selain pengaturan pengambilan koper, jemaah juga akan menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan setibanya di Bandara Kertajati. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas imigrasi, bea cukai, dan tenaga kesehatan sebelum jemaah melanjutkan perjalanan menuju Kota Cirebon.

Menurut Ikbal, pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan sebagai bagian dari prosedur kedatangan jemaah haji. Namun pemeriksaan tersebut lebih difokuskan kepada jemaah yang masuk kategori risiko tinggi atau yang mengalami kondisi kesehatan tertentu.

Dengan skema tersebut, proses kepulangan jemaah haji Kota Cirebon diharapkan berjalan tertib dan aman. Baik jemaah maupun keluarga diimbau mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia untuk memperlancar proses kedatangan dan distribusi barang bawaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....