Jemaah Haji Asal Majalengka Kloter 29 KJT Dijadwalkan Tiba Hari Ini
- 22 Jun 2026 11:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sebanyak 52 jemaah haji asal Kabupaten Majalengka yang tergabung dalam Kloter 29 dijadwalkan tiba di Indonesia pada hari ini. Pesawat yang membawa para jemaah tersebut diperkirakan mendarat pada pukul 15.10 WIB melalui Bandara Internasional Jawa Barat BIJB Kertajati Majalengka.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, mengatakan Kloter 29 merupakan kelompok terbang ketiga yang memulangkan jemaah haji asal Majalengka pada musim haji tahun ini.
"Jemaah Majalengka di Kloter 29 ada sebanyak 52 orang," ujarya saat dihubungi RRI pada Senin pagi 22 Juni 2026.
Ia menjelaskan, Kabupaten Majalengka memperoleh alokasi jemaah dalam empat kloter. "Ini kloter yang ketiga. Sebelumnya Kloter 6 merupakan kloter utuh Majalengka, kemudian Kloter 23 sebanyak 164 orang, Kloter 29 sebanyak 52 orang dan masih tersisa Kloter 39 sebanyak 75 orang," katanya.
Untuk mendukung kelancaran proses kepulangan, pemerintah daerah telah menyiapkan sarana transportasi bagi para jemaah. Penjemputan dilakukan dari embarkasi menuju daerah asal masing-masing.
Menurut Abu Hasan, sebagian besar jemaah Kloter 29 berasal dari wilayah Kecamatan Leuwimunding. Karena itu, setelah tiba di embarkasi BIJB Kertajati, para jemaah akan langsung diberangkatkan menuju daerah tersebut menggunakan kendaraan yang telah disiapkan.
"Sudah disiapkan, nanti dari embarkasi menuju daerah asal menggunakan satu bus. Kebetulan jemaah ini berasal dari satu wilayah, yakni Kecamatan Leuwimunding, sehingga setelah tiba mereka akan langsung diberangkatkan ke daerah tersebut," ujarnya.
Sementara itu, terkait kondisi jemaah, Abu Hasan memastikan jumlah jemaah yang kembali ke tanah air tetap sesuai dengan data keberangkatan untuk Kloter 29 asal Majalengka.
Ia juga mengimbau para jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci agar tetap menjaga kondisi kesehatan. Pasalnya, perjalanan panjang dan perubahan pola aktivitas selama menjalankan ibadah haji dapat memengaruhi kondisi fisik jemaah.
"Tetap jaga kesehatan karena setelah menjalani ibadah haji tentu banyak perubahan kebiasaan, baik pola makan, istirahat maupun aktivitas lainnya. Setelah perjalanan panjang, jemaah diharapkan tetap disiplin menjaga kesehatan setibanya di rumah," ujarnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan jemaah, khususnya mereka yang masuk kategori berisiko tinggi. Hal ini dilakukan guna memastikan para jemaah dapat beradaptasi kembali dengan baik setelah menunaikan ibadah haji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....