Kemenhaj Majalengka Nilai Haji 2026 Lebih Terstruktur

  • 13 Mei 2026 16:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang menjadi tahun pertama berada di bawah koordinasi Kementerian Haji dinilai berjalan lebih terstruktur dibanding musim haji sebelumnya. Hal itumulai dari penyelesaian pelunasan biaya haji, penyusunan regu dan kloter, hingga pengajuan visa yang lebih cepat sehingga mempermudah proses mitigasi keberangkatan jemaah, termasuk bagi Kloter 29 KJT asal Majalengka yang dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada 14 Mei 2026.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan pengelolaan tahapan administrasi tahun ini menunjukkan peningkatan. Karena seluruh proses inti telah selesai jauh sebelum musim keberangkatan dimulai, sehingga petugas di daerah dapat lebih fokus pada pembinaan dan kesiapan jemaah.

Ia menjelaskan percepatan timeline menjadi salah satu faktor utama yang membuat pelaksanaan haji tahun ini dinilai lebih siap dibanding tahun sebelumnya. Abu Mansyur mengatakan, “Kalau dari timeline itu luar biasa. Pelunasan itu dua minggu sebelum ramadan sudah tuntas. Kemudian penyusunan regu rombongan kloter pengajuan visa seminggu sebelum Ramadhan itu sudah tuntas,” ujarnya kepada RRI Rabu 13 Mei 2026.

Ia menyebut tahapan berikutnya lebih difokuskan pada penguatan koordinasi antarkelompok jemaah dan petugas. Menurutnya, sistem syarikah atau pihak pengelola layanan akomodasi dan transportasi di Arab Saudi juga lebih sederhana tahun ini karena hanya melibatkan dua penyelenggara yang dibagi berdasarkan wilayah, sehingga koordinasi layanan dinilai lebih mudah dilakukan. Ia menjelaskan,

“Syarikah itu CP yang mengelola akomodasi, transportasi,” saat menerangkan mekanisme layanan jemaah di Arab Saudi. Di sisi lain, Abu Mansyur memastikan kondisi jemaah asal Majalengka pada kloter-kloter sebelumnya berjalan aman dan lancar, meskipun sempat terjadi keterlambatan penerbangan selama satu jam pada Kloter 23 KJT.

Namun tidak menimbulkan kendala berarti terhadap pelaksanaan ibadah jemaah. Ia juga menyebut hingga saat ini belum menerima laporan keluhan dari jemaah terkait penginapan maupun konsumsi di Arab Saudi, sehingga pelayanan yang diterima jemaah dinilai berjalan baik selama masa awal kedatangan.

“Kalau yang saya terima, enggak ada. Semua seperti itu sih adanya. Saya lihat dibanding tahun kemarin, hari ini sangat luar biasa. Alhamdulillah,” ujarnya.

Abu Mansyur turut mengingatkan jemaah yang telah tiba di Arab Saudi agar tidak memforsir tenaga sebelum memasuki puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, melainkan memanfaatkan waktu untuk ibadah harian seperti salat berjamaah, umrah wajib, maupun tawaf sunnah sambil menjaga kondisi fisik agar tetap prima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....