Haji 2026 Majalengka: Jemaah Setiap Kecamatan Berangkat secara Bertahap
- 25 Apr 2026 02:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Pemberangkatan jemaah haji 2026 di Kabupaten Majalengka dilakukan dengan skema berbeda guna mengantisipasi lonjakan massa pengantar, yakni dengan membagi titik keberangkatan di beberapa wilayah kecamatan. Langkah ini diambil agar proses keberangkatan tetap tertib, aman, dan tidak menimbulkan kepadatan di satu lokasi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, mengatakan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan utama penerapan skema tersebut. “Kalau di satu titik itu antusias warga yang mengantar tidak ketampung, maka lebih baik diantarnya ke kecamatan saja,” ujarnya kepada RRI, Kamis, 23 April 2026.
Ia menjelaskan, untuk kloter tertentu seperti kloter 23, jemaah tidak langsung diberangkatkan dari satu pusat kabupaten, melainkan terlebih dahulu dikumpulkan di beberapa titik seperti Majalengka, Talaga, Sukahaji, dan Cikijing. Setelah itu, jemaah diberangkatkan secara bertahap menuju titik utama.
Menurutnya, mekanisme ini dilakukan dengan sistem per bus, di mana setiap titik akan mengisi satu armada penuh sebelum bergerak ke lokasi pemberangkatan kabupaten. Cara ini dinilai lebih efektif dalam mengatur arus jemaah dan pengantar.
Ia menambahkan bahwa jika seluruh jemaah dipusatkan di satu lokasi seperti pendopo atau Islamic Center, maka kapasitas tidak akan mampu menampung jumlah pengantar yang sangat besar. Oleh karena itu, pemecahan titik menjadi solusi paling realistis.
Selain faktor teknis, tingginya semangat jemaah juga menjadi perhatian, karena banyak di antara mereka yang sudah tidak sabar untuk segera berangkat ke Tanah Suci. Kondisi ini turut memicu meningkatnya mobilitas keluarga yang ingin mengantar.
“Kalau dalam keberangkatan, kita tidak difokuskan di satu titik keberangkatan di kecamatan masing-masing,” katanya.
Dengan skema ini, diharapkan proses pemberangkatan jemaah haji Majalengka tahun 2026 dapat berjalan lebih lancar, tertib, serta tetap mengakomodasi antusiasme masyarakat tanpa menimbulkan kepadatan berlebih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....