Pemantauan Kesehatan Jemaah Haji Berlanjut Sepekan Pasca Kepulangan

  • 02 Jul 2025 17:30 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Pemeriksaan dan pemantauan kesehatan jemaah haji asal Jawa Barat tetap dilakukan usai mereka tiba di Tanah Air. Ketua Bidang Akomodasi PPIH Debarkasi Kertajati, H. Boy S. Muniir, menyebutkan bahwa setelah tiba di Indonesia, para jemaah tidak langsung pulang ke daerah masing-masing. Mereka menjalani alur debarkasi dari Bandara internasional Jawa Barat BIJB Kertajati kemudian ke Asrama Haji Indramayu Jawa Barat, termasuk di dalamnya ada prosedur pemeriksaan kesehatan.

Tak hanya itu, jemaah juga akan tetap dipantau selama tujuh hari setelah tiba di daerah asal.

“Karena kita menggunakan standar SOP Kesehatan, jemaah tetap dipantau oleh Balai Karantina Kesehatan (BKK) selama satu minggu setelah kedatangan. Jika jemaah haji kurang sehat, masih bisa koordinasi dengan BKK, istilahnya masih ter-cover untuk monitoring kesehatannya,” katanya pada Minggu, (29/6/2025) lalu.

Hingga Sabtu (28/6/2025), sudah 15 kloter yang tiba dengan total 6.662 jemaah. Sementara itu, pada Minggu (29/6/2025), telah tiba Kloter 16 KJT asal Kabupaten Cirebon. Seluruh aktivitas kepulangan dijadwalkan berlangsung hingga (11/7/2025)

Ia juga mengimbau keluarga jemaah untuk menjemput langsung di kabupaten/kota masing-masing. Hal tersebut diberlakukan demi kelancaran, keamanan, dan keselamatan seluruh jemaah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....