Sebanyak 180 Jemaah Haji Kuningan Berangkat ke Mina

  • 06 Jun 2025 10:41 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Kuningan – Prosesi puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, dilaksanakan dengan khidmat oleh seluruh jemaah haji dari berbagai negara, termasuk jemaah haji Kloter 21 KJT asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kamis, 9 Dzulhijjah 1446 H yang bertepatan dengan (5/6/2025) menjadi hari yang penuh makna, saat para tamu Allah berkumpul di Padang Arafah untuk beribadah dan memanjatkan doa.

Sejak pukul 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS), jemaah telah berada di tenda-tenda yang disiapkan untuk melaksanakan wukuf. Kalimat talbiyah bergema memenuhi udara Arafah, dipimpin secara bergantian oleh H. Ahmad Sadudin (Pembimbing Haji Daerah Jawa Barat) dan KH. Asep Saepudin dari KBIHU Asy Syahiriyah.

"Labbaik Allahumma Labbaik... Jemaah kami tuntun untuk memperbanyak talbiyah sebagai bentuk totalitas penyerahan diri kepada Allah SWT," ujar H. Ahmad Sadudin.

Saat azan Zuhur berkumandang, yang dikumandangkan oleh Badrun, jemaah dari KBIHU Al Zamzami, suasana semakin syahdu. Khutbah wukuf kemudian disampaikan oleh KH. Asep Ubaidillah (PHD Kabupaten Kuningan), yang menekankan pentingnya tobat, ampunan, dan makna spiritual Arafah bagi kehidupan seorang Muslim.

"Hari ini kita semua berdiri di Arafah, memohon ampun dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sia-siakan momen ini, karena inilah puncak ibadah haji," serunya dalam khutbah.

Usai khutbah, jemaah melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara jama dan qasar yang dipimpin oleh KH. Amung Turhamun dari KBIHU Ath Thohiriyah. Setelah itu, doa wukuf dipimpin oleh KH. Asep Saepudin dalam suasana yang sangat khusyuk. Banyak jemaah yang tak kuasa menahan tangis.

"Dalam doanya, KH. Asep Saepudin begitu khidmat hingga banyak jemaah mencucurkan air mata. Suasana betul-betul menyentuh," ujar salah satu petugas haji.

Setelah doa, jemaah makan siang, kemudian melanjutkan dengan zikir, wirid, dan doa-doa mandiri yang dipandu oleh pembimbing dari masing-masing KBIHU.

Menjelang Magrib, jemaah bersiap bergerak menuju Muzdalifah. Dari total 443 jemaah Kloter 21 KJT, sebanyak 180 jemaah mengikuti skema murur, yakni langsung menuju Mina tanpa bermalam di Muzdalifah. Tiga bus yang membawa jemaah murur dilaporkan telah tiba dengan selamat dan kini beristirahat di Mina.

"Alhamdulillah, kondisi jemaah sehat dan perjalanan lancar. Kami pastikan mereka siap menghadapi prosesi lempar jumrah esok hari," ungkap salah satu petugas transportasi.

Sementara itu, jemaah lainnya bertolak menuju Muzdalifah untuk melaksanakan mabit (bermalam) sesuai syariat. Petugas memastikan logistik, transportasi, serta akomodasi berjalan lancar dan jemaah dalam kondisi aman dan nyaman.

"Kami terus berkoordinasi dengan sektor layanan agar seluruh proses berjalan tertib dan lancar. Keselamatan jemaah adalah prioritas utama kami," jelas seorang petugas layanan di lapangan.

Dengan berakhirnya prosesi wukuf di Arafah, jemaah haji Kloter 21 KJT kini bersiap menunaikan rangkaian ibadah selanjutnya di Mina, termasuk lempar jumrah dan penyembelihan hewan kurban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....