Dibubarkan Warga, Kepanikan Picu Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh dari Motor

  • 10 Apr 2026 20:42 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Dua pelajar mengalami luka setelah terjatuh dari sepeda motor saat berusaha melarikan diri ketika kerumunan yang diduga akan tawuran dibubarkan warga di Jalan Ahmad Yani By Pass, Kota Cirebon, Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Polisi memastikan peristiwa tersebut bukan akibat aksi tawuran, melainkan kecelakaan saat korban panik meninggalkan lokasi.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit menjelaskan kejadian bermula saat warga melihat kerumunan pelajar di sekitar lokasi. Warga bersama saksi kemudian membubarkan kerumunan tersebut untuk mencegah terjadinya bentrokan.

"Dari hasil pengecekan di lokasi dan keterangan saksi, tidak ditemukan adanya aksi kekerasan antar pelajar, melainkan korban mengalami luka akibat terjatuh dari sepeda motor saat berusaha melarikan diri," ujarnya dalam keterangan rilisnya.

Dua korban yang masing-masing berusia 13 tahun langsung mendapatkan pertolongan dari warga. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis dan didampingi oleh orang tua.

Saksi Wim Sugianto menyampaikan dirinya melihat kerumunan pelajar di depan kantor BBWS Cimanuk Cisanggarung. Ia bersama warga kemudian berupaya membubarkan para pelajar agar tidak terjadi bentrokan.

Saksi lain, Andi Teni Putri, mengatakan sempat berteriak untuk membubarkan kerumunan pelajar. Menurutnya, para pelajar langsung melarikan diri secara panik tanpa terjadi aksi saling serang.

Petugas keamanan di sekitar lokasi, Rizky Kurniawan, juga membenarkan adanya kerumunan pelajar. Ia melihat salah satu pelajar terjatuh dari sepeda motor saat mencoba kabur setelah dibubarkan warga.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga memastikan kondisi korban yang telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Hasil pemeriksaan tenaga medis menunjukkan korban mengalami luka lecet pada bagian wajah dan tubuh akibat benturan saat terjatuh. Polisi memastikan luka tersebut bukan akibat kekerasan dari aksi tawuran.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau para pelajar agar tidak terlibat aksi tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengingatkan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak serta memanfaatkan Layanan Polisi 110 jika menemukan potensi gangguan keamanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....