Cara Menjodohkan Murai Batu Secara Cepat dan Benar

  • 20 Okt 2025 21:21 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Bagi para penggemar dan penangkar burung, menjodohkan Murai Batu (MB) adalah tahapan krusial. Proses perjodohan yang berhasil menjadi kunci utama dalam keberhasilan penangkaran.

Namun, menjodohkan burung yang dikenal memiliki sifat agresif ini memerlukan teknik dan kesabaran. Proses perjodohan Murai Batu tidak bisa dilakukan secara instan.

Kesalahan dalam tahap ini, terutama perkenalan yang terburu-buru, bisa berakibat fatal, yaitu perkelahian yang melukai bahkan membunuh salah satu indukan. Dilansir dari peternakmuraimedansuper.wordpress.com, berikut ini cara menjodohkan Murai Batu (MB) yang cepat dan benar:

1. Perhatikan Asupan makanan

Jika murai batu anda sudah dewasa dan berumur 1 tahun,namun masih belum kelihatan tanda-tanda burung tersebut sudah siap kawin, maka anda bisa memberikan asupan makanan yang memiliki manfaat yang dapat mendorong birahinya keluar.

2. Penjodohan saling tempel sangkar

Untuk melakukan penjodohan diperlukan pendekatan terlebih dahulu, agar murai batu bisa mengenal satu sama lain dan menghindari pertengkaran ketika tidak berjodoh. Pada masa perkenalan tersebut maka di perlukan 2 sangkar dan diamkan kedua burung tersebut secara berdekatan.

Untuk melihat tanda-tanda burung tersebut sudah berjodoh maka bisa melihatnya pada saat malam hari di saat burung tidur. Ketika burung sudah saling mendekati satu sama lain ketika tidur maupun tidak tidur, maka di pastikan itu sudah berjodoh.

3. Perjodohan sekat kandang

penjodohan dengan cara ini, hampir sama dengan melakukan cara yang di atas, akan tetapi cara ini dilakukan dalam satu kandang yang besar yang di sekat. Dalam penyekatan tersebut di maksudkan untuk tahap pendekatan, dimana burung tersebut satu sama lain bisa saling mengenal.

Dan ketika tidak berjodoh menghndari perkelahian langsung yang dapat membuatnya menjadi luka-luka.

4. Perjodohan dalam keramba

Pastikan telebih dahulu birahi kedua burung sudah cukup dan sudah siap untuk dikawinkan agar memudahkan dalam penjodohan. Karena dengan melakukan cara ini antara pejantan dan betina tidak dipisahkan di waktu tertentu.

Untuk melakukannya, maka bisa dengan cara:

- Dekatkan burung murai batu selama 12 jam dalam sangkar yang berbeda

- Siapkan kandang yang lebih besar

- Siapkan bak mandi dalam kurung tersebut

- Lalu masukan kedua burung

- Perhatikan secara seksama

- Jika keduanya akur maka proses penjodohan berhasil

- Dan Jika malah membuat burung bertengkar maka pisahkan kembali

Jika, perjodohan berhasil maka tinggal lanjutkan proses penjodohan tersebut dikandang itu, hingga bertelur dan menetas. Namun , jika itu gagal maka pisahkan segera dan tidak melihat satu sama lainnya selama waktu yang cukup, sampai satu sama lainnya terlihat membutuhkan untuk kawin.

5. Penjodohan penangkaran

Sistem penjodohan cara ini merupakan cara yang mudah untuk melakukannya dan juga dapat menghindari terjadinya perkelahian ketika tidak berjodoh.

Untuk melakukannya:

- Siapkan 1 buah sangkar

- Siapkan salah satu penangkaran

- Diamkan salah satu burung betina atau pejantan pada penangkaran dan satunya lagi dalam sangkar

- Perhatikan keduanya

Setelah semuanya di persiapkan,maka hal yang harus untuk dilakukan adalah dengan cara mengamatinya, jika burung pejantan rajin berbunyi dan betinanya mengepakkan sayapnya, artinya satu sama lain sudah berjodoh dan siapkan untuk di satu kandangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....