Pelatihan Jadi Kunci Keberhasilan Budidaya Sayuran di Perkotaan

  • 20 Jun 2026 09:39 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Keberhasilan budidaya sayuran di kawasan perkotaan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga pada pengetahuan dan keterampilan para pelakunya. Hal tersebut tercermin dari perjalanan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kejora RW 01 Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Bendahara KWT Kejora, Elis Aat Sutihat, mengatakan seluruh anggota mendapatkan pelatihan sebelum memulai kegiatan bercocok tanam. Pelatihan tersebut menjadi bekal penting agar hasil budidaya dapat berjalan optimal.

Menurutnya, pelatihan yang diberikan tidak hanya membahas cara menanam. Anggota juga diajarkan mengenali kondisi lahan yang sesuai untuk berbagai jenis tanaman.

"Kita mengadakan pelatihan tiga kali. Mulai dari survei lahan, pencahayaan matahari, cara mencampur tanah, sekam dan pupuk, sampai cara pembibitan dan hidroponik," ujarnya.

Pelatihan tersebut memberikan pemahaman bahwa menanam sayuran memerlukan teknik yang tepat. Setiap komponen media tanam harus memiliki takaran yang sesuai agar tanaman dapat tumbuh optimal.

Ketua KWT Kejora, Yuswati, menjelaskan bahwa perbandingan antara tanah, sekam, dan pupuk kandang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Kesalahan komposisi dapat memengaruhi kualitas tanaman.

"Kalau kebanyakan pupuk kandang, tanaman bisa kepanasan. Jadi ada takaran dan perbandingan tertentu antara tanah, sekam dan pupuk," katanya.

Selain teknik konvensional, anggota juga diperkenalkan dengan sistem hidroponik. Melalui metode tersebut, mereka belajar mengenai pengaturan pH air, perawatan tanaman, hingga teknik budidaya tanpa menggunakan listrik.

Sekretaris KWT Kejora, Tuti Nurasi, mengaku pelatihan membuka wawasan baru tentang dunia pertanian. Ia menyadari bahwa menanam tidak sekadar menaruh benih di tanah, melainkan membutuhkan pengetahuan dan praktik yang benar.

"Nanam itu tidak segampang yang kita kira. Ada tekniknya, ada caranya supaya hasilnya bagus. Semua diajarkan mulai dari perbandingan tanah, pupuk dan sekam," katanya.

Melalui pelatihan yang berkelanjutan, anggota KWT Kejora mampu meningkatkan keterampilan bercocok tanam. Pengetahuan tersebut tidak hanya diterapkan di lahan kelompok, tetapi juga di pekarangan rumah masing-masing.

Selengkapnya dapat disaksikan melalui kanal YouTube RRI Cirebon : Perempuan Hebat Berkarya Untuk Lingkungan || Dialog Khusus Luar Studio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....