IDOLA RRI Cirebon Angkat Cerita Anak Berprestasi Amara Qirani

  • 04 Agt 2026 14:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Program IDOLA RRI Cirebon hadir sebagai wadah bagi anak-anak untuk membagikan pengalaman berprestasi sekaligus menginspirasi teman seusianya. Hal ini salah satunya ditunjukkan melalui dialog bersama Amara Qirani Shanum, siswi kelas 2 SDN Kebon Baru 4 yang telah meraih berbagai penghargaan di tingkat kota hingga provinsi.

Anak berprestasi tersebut sukses membuktikan bakatnya di bidang menyanyi, fashion show, sains, bercerita, fotogenik, hingga Bahasa Indonesia. Kehadirannya pada siaran Minggu, 2 Agustus 2026 turut memperlihatkan betapa pentingnya peran keluarga dalam membangun keberanian anak sejak usia dini.

Pengelola Perencanaan, Program, dan Evaluasi Pro 1 dan Pro 2 RRI Cirebon, Dewi Pujawati, mengatakan Program IDOLA memang dirancang sebagai ruang edukasi yang memberi kesempatan kepada anak-anak untuk berbagi pengalaman dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. Program tersebut tidak hanya menampilkan prestasi akademik, tetapi juga berbagai kemampuan lain yang dapat memotivasi anak-anak di Ciayumajakuning.

"Harapannya ini menjadi ruang edukasi dan ruang inspiratif untuk anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Ciayumajakuning. Melalui wadah ini, mereka diharapkan tertarik melakukan sesuatu yang bermanfaat dalam hidupnya," ujarnya.

Baca juga: RRI Cirebon Buka Ruang Tampil Anak Melalui Program IDOLA di Pro 1

Sementara itu, orang tua Amara, Lia, mengaku merasa bangga setelah putrinya terpilih menjadi narasumber Program IDOLA usai mendapat informasi dari pihak sekolah. Ia menyebut kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi anaknya untuk tampil dan berbagi cerita kepada masyarakat.

"Senang banget. Saya enggak nyangka ternyata terpilih menjadi salah satu yang dipanggil di RRI," katanya.

Lia mengatakan proses mendampingi Amara selama mengikuti berbagai perlombaan dilakukan secara sederhana dengan memberikan dukungan sesuai minat anak tanpa paksaan. Menurutnya, keberanian Amara sudah terlihat sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak sehingga keluarga terus memberikan kesempatan untuk mencoba berbagai kompetisi.

"Kalau ditanya, jawab saja dan jangan cuma iya atau tidak. Kalau harus bercerita, ya bercerita," ucap Lia mengenai pesan yang diberikan kepada putrinya sebelum mengikuti siaran.

Ia juga meyakini pola pengasuhan yang penuh kasih sayang turut membentuk rasa percaya diri anak untuk tampil di depan publik. "Pelukan, pujian, sayang, cinta itu bikin anak percaya diri juga. Enggak banyak dimarahin, cukup dibilang jangan atau tidak, dia sudah mengerti," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....