Gekrafs Perkuat Kolaborasi Dorong UMKM Naik Kelas Tembus Pasar Global
- 09 Sep 2026 07:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan peluang pasar global melalui penguatan produk dan kolaborasi antar pelaku ekonomi kreatif. Ketua Umum Gekrafs Kawendra Lukistian mengatakan, UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional.
Karena itu, diperlukan berbagai program yang dapat membantu pelaku UMKM berkembang dan meningkatkan skala usahanya. “Kita bisa mendapatkan manfaat karena bagaimanapun saat ini nakhoda perekonomian kita ditopang oleh UMKM,” ujarnya pada pembukaan Webinar Nasional dalam rangkaian RRI Fest 2026 secara daring melalui Zoom pada Kamis, 3 September 2026.
Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya menjadi tanggung jawab pelaku usaha, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah dan berbagai pihak melalui kolaborasi. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian.
“Harapannya adalah akan banyak sekali nanti ke depannya program-program yang memang bisa membuat teman-teman UMKM scale up, naik kelas, yang bisa pada akhirnya bisa memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa ini,” katanya.
Baca juga: RRI Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Tembus Pasar Global
Ia menyebut, Gekrafs saat ini telah berkembang di 38 provinsi dan 330 kabupaten/kota di Indonesia. Organisasi tersebut juga telah memiliki jejaring di 12 negara dengan jumlah anggota lebih dari 40 ribu orang.
Ia menjelaskan, keberadaan jejaring tersebut menjadi salah satu modal untuk membantu pelaku UMKM dan ekonomi kreatif Indonesia memperluas akses pasar. Kolaborasi dengan pengurus Gekrafs di berbagai daerah dapat dilakukan untuk mengkurasi produk-produk potensial.
“Cara tentu bisa nanti dikurasi yang terbaik, kolaborasi dengan Gekrafs di provinsi masing-masing, supaya bagaimana produk-produk itu bisa menjadi kebanggaan kita semua,” ujarnya.
Baca juga: UMKM Mitra RRI Cirebon Ikuti Webinar RRI Fest 2026, Dorong Tembus Pasar Global
Ia menilai peluang UMKM Indonesia untuk masuk ke pasar internasional semakin terbuka seiring dengan berbagai kerja sama yang telah dilakukan Indonesia dengan negara-negara mitra. Ia mengatakan, kondisi tersebut perlu dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran produk, tidak hanya mengandalkan pasar domestik, tetapi juga membidik konsumen di luar negeri.
“Memang pasar kita juga terbuka lebar, tapi pasar luar pun terbuka lebar,” katanya. Untuk itu, Ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara pemerintah, komunitas ekonomi kreatif, pelaku UMKM, dan berbagai pihak lainnya.
Menurutnya, pasar bagi produk UMKM sudah tersedia sehingga diperlukan strategi yang tepat agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. RRI Cirebon turut mengikuti Webinar Nasional dalam rangkaian RRI Fest 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom pada Kamis, 3 September 2026.
Ketua Panitia RRI Fest 2026 RRI Cirebon, Ridwan Muhammad Rizki, mengatakan pihaknya telah membagikan tautan webinar kepada sejumlah UMKM. Menurutnya peserta dari kalangan UMKM yang mengikuti webinar berasal dari jaringan mitra RRI Cirebon serta hasil kerja sama dengan Gekrafs.
Jumlah peserta UMKM yang terlibat disebut mencapai puluhan pelaku usaha. Ia menyebut antusiasme pelaku UMKM terhadap webinar tersebut cukup tinggi. Bahkan, sejumlah pelaku usaha telah menanyakan keberlanjutan kegiatan serupa sebelum webinar digelar.
“Untuk dari UMKM-nya sendiri, kemarin beberapa sudah menanyakan juga sebelum adanya webinar ini, apakah diadakan kembali atau tidak. Mereka sangat antusias, menunggu tiap tahunnya terkait materi-materi yang fresh bagi mereka,” katanya.
Ia menambahkan, salah satu materi yang menjadi perhatian pelaku UMKM pada RRI Fest 2026 adalah strategi membawa produk UMKM menuju pasar global. Menurutnya, materi tersebut relevan dengan kebutuhan pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas pemasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....