OJK: Kinerja Bank Umum dan Syariah di Ciayumajakuning Terus Bertumbuh

  • 30 Sep 2026 13:41 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kinerja kantor cabang bank umum dan bank umum syariah di wilayah Ciayumajakuning menunjukkan perkembangan positif pada Triwulan II 2026. Berdasarkan siaran pers Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon yang diterbitkan di Kuningan, Rabu, 23 September 2026, penyaluran kredit kantor cabang bank umum mencapai Rp49,72 triliun hingga Juni 2026.

Kredit yang disalurkan kantor cabang bank umum meningkat 2 persen secara yoy, 3,46 persen secara ytd, dan 0,75 persen secara mtm. Peningkatan juga tercatat pada total aset yang mencapai Rp63,26 triliun serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp43,52 triliun.

Dari sisi penyaluran, kredit konsumsi masih menjadi yang terbesar secara nominal dengan nilai Rp23,83 triliun. Sementara itu, kredit investasi mencatat pertumbuhan paling tinggi dengan peningkatan 16,52 persen secara yoy, 5,83 persen secara ytd, dan 1,41 persen secara mtm.

Sementara itu, kinerja kantor cabang bank umum syariah di wilayah kerja OJK Cirebon juga menunjukkan peningkatan pada sejumlah indikator. Pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp8,15 triliun atau meningkat 15,15 persen secara yoy, 6,17 persen secara ytd, dan 1,88 persen secara mtm.

Baca juga: Melalui TPAKD, OJK Cirebon Dorong Pembiayaan Petani Ciayumajakuning

Total aset bank umum syariah tercatat Rp8,76 triliun, sedangkan penghimpunan DPK meningkat 5,31 persen secara yoy dan 2,93 persen secara mtm. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Finance (NPF) juga masih terjaga pada level 3,04 persen.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengatakan peningkatan kinerja perbankan tersebut turut menjadi bagian dari penguatan akses masyarakat terhadap layanan keuangan. OJK bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) juga melaksanakan berbagai program edukasi keuangan syariah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prinsip dan produk layanan keuangan syariah.

Perkembangan tersebut disampaikan OJK Cirebon melalui siaran pers mengenai kinerja sektor jasa keuangan Ciayumajakuning pada Triwulan II 2026 yang diterbitkan di Kuningan, Rabu, 23 September 2026. OJK menyebut penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah diarahkan untuk memperluas pemanfaatan layanan keuangan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi berbasis syariah di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....