OJK Cirebon Edukasi 700 PPPK Kota Cirebon Cegah Pinjol Ilegal dan Judi Online
- 12 Sep 2026 09:56 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar Kelas Literasi Keuangan (KELINGAN) bagi sekitar 700 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Cirebon, Kamis 10 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi upaya meningkatkan pemahaman aparatur dalam mengelola keuangan sekaligus mencegah berbagai risiko layanan keuangan digital.
KELINGAN dilaksanakan secara hybrid dengan dihadiri Sekretaris BKPSDM Kota Cirebon, Hj. Eriza, SE, M.Si., serta dibuka oleh Plh. Kepala OJK Cirebon, Tesar Pratama. Edukasi diberikan agar peserta mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, terukur, dan bertanggung jawab.
Plh. Kepala OJK Cirebon, Tesar Pratama mengatakan literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menabung atau mengenal produk jasa keuangan. Menurutnya, literasi keuangan juga mencakup kemampuan merencanakan, mengelola, serta mempertimbangkan manfaat dan risiko sebelum mengambil keputusan finansial.
“Penghasilan yang diterima secara rutin perlu dikelola dengan perencanaan yang baik agar tidak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga dapat mendukung tujuan keuangan dan memberikan perlindungan bagi diri sendiri maupun keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko yang muncul seiring kemudahan akses layanan keuangan digital. Risiko tersebut antara lain pinjaman online ilegal, judi online, investasi ilegal, hingga penipuan digital.
“Jangan mudah tergiur tawaran keuntungan tinggi dalam waktu singkat, serta selalu memastikan legalitas dan memahami manfaat maupun risiko sebelum menggunakan produk dan layanan jasa keuangan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, mulai dari menyusun skala prioritas, mengendalikan pengeluaran, membangun dana darurat, mengelola utang, hingga merencanakan tujuan keuangan. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai karakteristik dan risiko produk jasa keuangan serta pentingnya melindungi data pribadi.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kota Cirebon, Hj. Eriza, SE, M.Si., mengapresiasi pelaksanaan KELINGAN karena dinilai dapat meningkatkan pemahaman PPPK mengenai pentingnya pengelolaan penghasilan secara sehat dan terencana. Kemampuan tersebut diharapkan dapat mendukung kesejahteraan aparatur maupun keluarganya.
Ia berharap edukasi yang diterima peserta tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan juga diharapkan dapat disebarluaskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

KELINGAN merupakan program edukasi OJK Cirebon yang ditujukan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan aparatur maupun masyarakat. Program tersebut mendorong masyarakat tidak hanya mengenal produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga memilih dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan, kemampuan, serta profil risiko.
OJK Cirebon juga terus memperkuat edukasi yang sejalan dengan upaya pelindungan konsumen. Masyarakat diimbau semakin kritis dalam menerima informasi, memastikan legalitas penyedia jasa keuangan, serta tidak sembarangan memberikan data pribadi dan informasi perbankan kepada pihak yang tidak dapat dipercaya.
Melalui KELINGAN, OJK Cirebon mengajak masyarakat menerapkan prinsip “Kenali, Pahami, dan Pilih” sebelum menggunakan produk dan layanan jasa keuangan. Langkah tersebut diharapkan menjadi kebiasaan dalam setiap pengambilan keputusan finansial di tengah perkembangan layanan keuangan digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....