Kanwil DJP Jabar II Gelar Pajak Bertutur 2026 di MTs Miftahul Huda

  • 06 Sep 2026 16:00 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II menggelar kegiatan Pajak Bertutur 2026 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Huda Kabupaten Bekasi. Sebanyak 100 siswa kelas VII hingga IX antusias mengikuti program edukasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran pajak sejak usia dini tersebut.

Mengusung tema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara” dengan tagline “Pajak Bertutur 2026: Sehari Mengenal, Selamanya Bangga”, kegiatan ini dikemas secara interaktif. Pembelajaran ini difokuskan pada pengenalan peran vital pajak dalam menopang kehidupan bernegara dan pembangunan nasional.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Barat II Eko Radnadi Susetio secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menanamkan pemahaman perpajakan kepada generasi muda sejak dini agar mereka menyadari pentingnya kontribusi masyarakat.

“Pajak harus mulai dikenal sejak dini. Melalui kegiatan Pajak Bertutur, kami ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa bahwa berbagai fasilitas dan layanan publik yang mereka rasakan tidak terlepas dari kontribusi pajak,” ujar Eko pada Sabtu, 5 September 2026.

Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kepala MTs Miftahul Huda Maimunah Ahfas atas terselenggaranya edukasi perpajakan di sekolahnya. Kehadiran para pegawai DJP sebagai guru tamu dinilai memberikan warna dan pengalaman belajar baru yang inspiratif bagi para siswa.

“Kami berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan Pajak Bertutur. Para siswa sangat antusias mengikuti kelas tamu seperti ini karena memperoleh pengetahuan baru di luar pembelajaran rutin di sekolah,” ujar Maimunah.

Pada sesi materi, para siswa diperkenalkan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) beserta fungsinya dalam pembiayaan negara. Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan dasar mengenai administrasi perpajakan hingga perbedaan antara pajak pusat dan pajak daerah.

Tim dari Kanwil DJP Jawa Barat II turut memaparkan keterkaitan erat antara penerimaan negara dan sektor pendidikan. Sesuai amanat undang-undang, negara mengalokasikan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN, yang pada tahun 2026 mencapai Rp757,8 triliun.

Siswa diajak memahami bahwa pajak berdampak langsung pada penyediaan fasilitas sekolah, tenaga pendidik, hingga program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain sesi kelas, para peserta juga mengikuti program “Direktur Jenderal Pajak Menyapa” secara daring melalui Zoom Cloud Meeting.

Rangkaian acara ini turut dimeriahkan dengan penganugerahan Edu Tax Award oleh DJP kepada sekolah yang aktif dalam Program Inklusi Kesadaran Pajak. Penghargaan tersebut diberikan kepada berbagai elemen mulai dari instansi, tenaga pendidik, hingga satuan pendidikan yang berkontribusi menumbuhkan budaya sadar pajak.

Kanwil DJP Jawa Barat II berharap Pajak Bertutur 2026 mampu menanamkan pemahaman bahwa pajak adalah bentuk gotong royong memajukan bangsa. Melalui edukasi ini, pelajar diharapkan tidak hanya mengenal pajak saat dewasa, tetapi juga bangga mendukung masa depan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....