Pertumbuhan Literasi dan Inklusi Keuangan Jawa Barat Terus Menguat pada 2026

  • 22 Agt 2026 13:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan literasi dan inklusi keuangan secara nasional terus menunjukkan tren positif pada 2026. Kondisi tersebut turut menjadi peluang untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Kepala Kantor OJK Cirebon, H. Agus Muntholib, SH., MH., mengatakan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 menunjukkan peningkatan pada kedua indikator tersebut. Tingkat literasi keuangan nasional meningkat dari sekitar 65 persen menjadi 67 persen lebih, sedangkan inklusi keuangan naik dari 91 persen menjadi 93 persen.

Menurutnya, Jawa Barat juga mencatat pertumbuhan literasi dan inklusi keuangan, meski peningkatan literasinya belum setinggi pertumbuhan secara nasional. Sementara untuk inklusi keuangan, Jawa Barat justru berada di atas rata-rata nasional dengan tingkat inklusi masyarakat mencapai lebih dari 95 persen.

“Untuk inklusinya kita jauh melampaui level nasional, kita sekarang untuk tingkat inklusi masyarakat itu 95 persen lebih. Sementara kalau nasional hanya 93 persen,” ujar Agus Muntholib kepada RRI, Jumat, 21 Agustus 2026.

Agus menyebutkan, data hasil survei tersebut belum dapat menggambarkan secara spesifik tingkat literasi dan inklusi keuangan hingga wilayah kabupaten dan kota di Ciayumajakuning. Namun, capaian Jawa Barat dapat menjadi gambaran sekaligus bekal dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah.

Ia menegaskan OJK terus membangun sinergi dan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sektor keuangan. Upaya tersebut juga dilakukan melalui kerja sama dengan media, termasuk RRI, sebagai bagian dari penguatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Setiap tahun kami terus berupaya membangun sebuah sinergi dan kolaborasi bersama seluruh stakeholders, termasuk media RRI hari ini. Ini bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....