Konsumsi Masyarakat Topang Pertumbuhan Ekonomi Ciayumajakuning Awal 2026
- 03 Apr 2026 11:49 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Bank Indonesia Cirebon mencatat kinerja ekonomi wilayah Ciayumajakuning pada awal tahun 2026 menunjukkan tren positif. Peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya dari sisi konsumsi, menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan stabilitas ekonomi tetap menjadi fokus untuk menjaga momentum pertumbuhan. “BI Rate kami jaga di level 4,74 persen untuk memperkuat stabilitas nilai tukar dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dalam keterangan rilisnya, Kamis, 2 April 2026.
Sepanjang tahun 2025, ekonomi Ciayumajakuning tercatat tumbuh sebesar 5,09 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut turut didukung peningkatan investasi sebesar 5,27 persen yang mencerminkan kepercayaan pelaku usaha masih terjaga.
Meski demikian, tekanan eksternal masih membayangi akibat dinamika geopolitik global yang memengaruhi perdagangan internasional. Kondisi tersebut menyebabkan kinerja ekspor belum sepenuhnya pulih.
Di sisi lain, permintaan domestik menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Hal ini terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen Maret 2026 yang mencapai 145,8, menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Fickry Widya Nugraha menjelaskan inflasi pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,63 persen. “Komoditas seperti beras, daging ayam, telur, dan jeruk masih stabil sehingga tekanan inflasi dapat diredam,” katanya.
Secara tahunan, inflasi di Kota Cirebon dan Kabupaten Majalengka masing-masing tercatat 3,54 persen dan 4,50 persen. Bank Indonesia bersama pemerintah daerah terus memperkuat sinergi melalui operasi pasar dan distribusi antarwilayah guna menjaga stabilitas harga dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....