Apresiasi Literasi Keuangan, Wabup Cirebon Dorong Akses KUR Nelayan Dipermudah

  • 03 Mar 2026 20:57 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Upaya memperkuat akses permodalan nelayan mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Wakil Bupati Agus Kurniawan Budiman mengapresiasi edukasi keuangan di Desa Gebang Mekar dan meminta perbankan mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi nelayan.

Menurutnya, sosialisasi literasi keuangan di wilayah pesisir sangat penting karena mayoritas warga Desa Gebang Mekar menggantungkan hidup pada sektor perikanan. Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan sekaligus membuka akses permodalan usaha.

“Kami berharap sosialisasi ini berdampak baik bagi warga, khususnya nelayan. Pemerintah daerah juga berharap pihak perbankan dapat memfasilitasi kebutuhan permodalan nelayan melalui program KUR,” katanya pada Senin, 2 Maret 2026.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya mendorong akses pembiayaan, tetapi juga akan melakukan pengawasan tata kelola dan memberikan pendampingan agar pemanfaatan pembiayaan berjalan optimal.

“Kelanjutannya nanti kita berikan juga pendampingan dan pembinaan, terkait dengan nelayan yang nanti sudah diberikan atau berikan fasilitas KUR tersebut,” ujarnya.

Sosialisasi Literasi Keuangan di Desa Gebang Mekar Kabupaten Cirebon pada Senin 2 Maret 2026. (Foto: Pemkab Cirebon)

Kegiatan yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi VII, Kardaya Warnika. Ratusan nelayan tampak antusias mengikuti forum dan menyampaikan berbagai persoalan, terutama terkait sulitnya akses permodalan usaha.

Kardaya menilai persoalan modal menjadi salah satu keluhan utama nelayan. Ia mengingatkan agar proses pinjaman tidak terkesan mempersulit masyarakat kecil.

“Modal ini jangan sampai kesannya mempersulit nelayan. Harus diupayakan prosesnya cepat, agar nelayan tidak lari ke pinjaman online (pinjol) maupun rentenir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyediakan program KUR dengan subsidi bunga hingga 50 persen. Dari bunga pinjaman 6 persen, sebanyak 3 persen ditanggung pemerintah sehingga nasabah hanya membayar 3 persen.

“Kita minta kepada pihak bank agar tidak mempersulit nelayan atau warga yang mengajukan KUR. Kenapa banyak masyarakat terjerat pinjol? Karena mereka cepat merespons ketika ada pengajuan, Ini yang harus kita benahi,” katanya.

Sebagai anggota DPR RI, Kardaya menyebut pihaknya memiliki fungsi pengawasan dan sosialisasi agar program pembiayaan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya nelayan.

Dalam kegiatan tersebut, OJK bersama perbankan, termasuk Bank bjb, memaparkan mekanisme pengajuan KUR dan skema pembiayaan lain yang bisa dimanfaatkan nelayan. Melalui kolaborasi antara OJK, DPR RI, perbankan, dan Pemerintah Kabupaten Cirebon, diharapkan solusi konkret permodalan segera terwujud guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan nelayan Desa Gebang Mekar.

Berdasarkan rilis Pemkab Cirebon

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....