BI Cirebon Gelar FESTRA 2026 Perkuat Ekonomi Syariah Ciayumajakuning

  • 02 Mar 2026 12:04 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Festival Ramadhan (FESTRA) 2026 resmi digelar di Alun-alun Majalengka pada Minggu, 1 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan mendorong gaya hidup halal di wilayah Ciayumajakuning.

Pembukaan festival dilakukan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, bersama Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Majalengka.

FESTRA 2026 berlangsung sebagai integrated event pada 1–7 Maret 2026 dengan mengusung tema “Ramadan Langkung Sae: Sinergi Nilai Ramadan dalam Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah”. Kegiatan ini merupakan bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa serta mendukung Provinsi Jawa Barat dalam ajang Anugerah Adinata Syariah Nasional, Bulan Pembiayaan Syariah, dan National Halal Festival.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis menegaskan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah difokuskan pada tiga strategi utama. “Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berfokus pada tiga strategi utama, yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan ekonomi syariah, serta penguatan literasi, inklusi, dan halal lifestyle,” ujarnya, dikutip dalam siaran pers Bank Indonesia Cirebon, 1 Maret 2026.

Sebagai implementasi strategi tersebut, FESTRA 2026 menghadirkan ekosistem halal terintegrasi berbasis rantai nilai di berbagai sektor. Bank Indonesia Cirebon memfasilitasi 27 UMKM unggulan, terdiri dari 21 pelaku kuliner, tiga kriya, dan tiga modest fashion.

Momentum ini juga ditandai dengan peluncuran Zona Khas (Kuliner Halal Aman Sehat) Kasungka Majalengka. Kawasan tersebut menjadi area kuliner terverifikasi halal dan higienis pertama di Ciayumajakuning, hasil kolaborasi dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Pembukaan Festival Ramadhan (FESTRA) 2026 di Alun-alun Majalengka pada Minggu, 1 Maret 2026. (Foto: Humas BI Cirebon)

Dalam mendorong percepatan digitalisasi, seluruh transaksi di area festival diwajibkan menggunakan QRIS. Upaya ini diperkuat melalui program apresiasi “QRIS Jawara” bagi pedagang dan “QRIS Race” bagi pengunjung.

FESTRA 2026 juga membuka akses pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui inovasi “IN-FESTASI” (Integrasi-Festival Finansial). Melalui program ini, pelaku usaha dapat mengecek riwayat kredit melalui SLIK OJK dan berkonsultasi langsung dengan perbankan syariah di lokasi kegiatan.

Optimalisasi instrumen keuangan sosial syariah turut digencarkan melalui program wakaf “BERKAFEIN”. Dana wakaf yang bersumber dari kopi lokal dan penjualan UMKM di Halal Center akan disalurkan untuk program wakaf produktif di wilayah Ciayumajakuning, serta dilengkapi fasilitasi sertifikasi halal gratis metode self-declare bagi 25 pendaftar.

Pemerintah Kabupaten Majalengka menyambut baik sinergi yang terbangun dalam festival ini. Rangkaian kegiatan yang diisi edukasi dan perlombaan berhasil menarik lebih dari 500 peserta dari Majalengka dan se-Ciayumajakuning.

Pada puncak acara, Syiar Ekonomi dan Keuangan Syariah FESTRA 2026 akan ditutup dengan Tabligh Akbar oleh Ustadz Hanan Attaki pada 6 Maret 2026. Dengan tingginya partisipasi masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan omzet UMKM, memperluas literasi ekonomi syariah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....