Hari Batik Nasional, Kesadaran Budaya Batik Perlu Diperkuat

  • 02 Okt 2026 15:31 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Peringatan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober menjadi momentum untuk kembali meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia. Momentum tersebut juga menjadi pengingat agar masyarakat tidak menyamakan batik dengan kain tekstil yang hanya memiliki motif batik.

Kurator Museum Pangeran Cakrabuana, Dr. H. Casta, M.Pd., mengatakan peringatan Hari Batik Nasional menjadi kesempatan untuk kembali menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap batik sebagai produk budaya warisan leluhur. “Peringatan Hari Batik Nasional tentu ini selalu mengetuk kesadaran budaya. Jadi makna kesadaran budaya, batik sebagai salah satu produk budaya,” ujarnya kepada RRI, Kamis, 1 Oktober 2026.

Menurutnya, pengakuan batik sebagai warisan budaya oleh UNESCO seharusnya semakin memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap batik Indonesia. Namun, masih terdapat pemahaman yang kurang tepat ketika masyarakat menganggap seluruh kain bermotif batik sebagai batik.

Casta menjelaskan, batik memiliki proses dan karakteristik tersendiri sehingga tidak seluruh tekstil bermotif batik dapat disebut sebagai batik. Pemahaman tersebut penting agar masyarakat dapat memberikan penghargaan yang tepat terhadap karya dan proses pembuatan batik.

Sebagai salah satu sentra batik di Indonesia, Cirebon memiliki beragam karakter batik yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah. Di antaranya batik keratonan, batik pesisiran, hingga batik Ciwaringin yang memiliki ciri khas masing-masing.

Ia mengajak masyarakat Cirebon untuk semakin mengenal dan bangga terhadap keberadaan batik lokal. Menurutnya, kebanggaan terhadap batik tidak hanya berkaitan dengan pelestarian budaya, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Batik nasional ini menjadi bagian dari simbol budaya yang kemudian betul-betul menjadi membanggakan dan berdampak secara ekonomi, berdampak terhadap rasa bangga sebagai manusia Cirebon yang memiliki produk budaya batik,” katanya.

Casta berharap momentum Hari Batik Nasional dapat membuat masyarakat semakin memahami perbedaan antara batik dengan tekstil bermotif batik. Kesadaran tersebut diharapkan turut memperkuat upaya pelestarian batik Cirebon sebagai warisan budaya untuk generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....