Tari Bukan Sekadar Pertunjukan, tapi Identitas Budaya yang Hidup

  • 30 Apr 2026 10:52 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Seni tari dinilai memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya di tengah perkembangan era digital. Kehadiran tari tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerhati seni tari, Acep Saefullah, mengatakan tari merupakan bagian dari kehidupan yang melekat pada setiap individu. Ia menilai setiap manusia sejatinya memiliki ritme dan gerak yang mencerminkan jati dirinya.

“Tari pada awalnya adalah kejujuran tubuh yang hadir secara alami dalam kehidupan manusia,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 29 April 2026. Ia menambahkan bahwa tari tidak harus selalu tampil di panggung untuk memiliki makna.

Menurutnya, perkembangan zaman mendorong seni tari untuk terus beradaptasi dengan berbagai perubahan. Tari kini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari pertunjukan hingga konten di media sosial.

Ia menyebut generasi muda memiliki peran besar dalam membawa seni tari ke ruang digital. Hal ini membuka peluang baru dalam memperkenalkan budaya kepada masyarakat yang lebih luas.

“Tari tidak harus sempurna, cukup hadir dan jujur sebagai ruang ekspresi diri,” ucapnya. Ia menekankan pentingnya memahami makna tari sebagai bagian dari kesadaran dalam menjalani kehidupan.

Acep juga mengajak masyarakat untuk memaknai gerak sebagai bagian dari kehidupan yang bermakna. Menurutnya, tari dapat menjadi media refleksi diri di tengah aktivitas yang semakin dinamis.

Dengan pemahaman tersebut, seni tari diharapkan tetap relevan di era digital saat ini. Tari menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas dalam menjaga identitas budaya masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....