Cara Menikmati Matcha yang Jarang Diketahui

  • 28 Sep 2026 14:41 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Matcha kini bukan hanya populer sebagai minuman latte. Bubuk teh hijau khas Jepang ini memiliki karakter rasa yang cukup kompleks, mulai dari umami, sedikit pahit, hingga aroma khas teh hijau. Cara penyajian ternyata dapat memengaruhi bagaimana karakter tersebut terasa di lidah.

Salah satu hal yang jarang diketahui adalah suhu air sangat menentukan rasa matcha. Panduan penyeduhan dari produsen matcha Jepang merekomendasikan air sekitar 70–80 derajat Celsius. Air yang terlalu panas dapat membuat rasa pahit lebih dominan, sementara suhu yang lebih rendah dapat membantu mempertahankan karakter rasa yang lebih lembut.

Langkah pertama, ayak bubuk matcha. Masukkan sekitar 2 gram matcha ke dalam saringan halus, kemudian ayak ke dalam mangkuk. Cara ini membantu memecah gumpalan sehingga bubuk lebih mudah tercampur dengan air dan menghasilkan tekstur yang lebih halus.

Langkah kedua, tambahkan air hangat. Untuk satu porsi, salah satu panduan penyeduhan menggunakan sekitar 60 ml air dengan suhu sekitar 80 derajat Celsius. Tuangkan perlahan ke dalam mangkuk berisi matcha agar bubuk tidak langsung menggumpal.

Langkah ketiga, kocok hingga berbusa. Gunakan chasen atau pengocok bambu dengan gerakan cepat maju-mundur berbentuk huruf W. Kocok hingga bubuk tercampur merata dan terbentuk busa halus di permukaan. Jika tidak memiliki chasen, milk frother dapat menjadi alternatif praktis.

Langkah keempat, jangan langsung menambahkan gula atau susu. Coba teguk sedikit matcha dalam kondisi tanpa pemanis terlebih dahulu. Perhatikan rasa yang muncul, mulai dari aroma, rasa umami, pahit, hingga sensasi yang tertinggal setelah diminum. Cara ini membantu mengenali karakter matcha sebelum dicampur dengan bahan lain.

Langkah kelima, nikmati perlahan. Tidak perlu langsung menghabiskan satu mangkuk. Beri jeda di antara beberapa tegukan untuk memperhatikan perubahan rasa. Matcha juga dapat mengendap sehingga minuman bisa diaduk perlahan kembali sebelum tegukan berikutnya.

Langkah keenam, coba padukan dengan makanan yang sesuai. Matcha dapat dinikmati bersama makanan bercita rasa ringan atau sedikit manis, seperti kue, roti, atau camilan berbahan susu. Perpaduan tersebut dapat memberikan kontras dengan karakter pahit dan umami pada matcha. Di sejumlah kedai, matcha juga disajikan bersama dessert untuk menciptakan perpaduan rasa yang lebih seimbang.

Setelah memahami rasa dasarnya, matcha dapat dicoba dalam bentuk lain, seperti iced matcha latte. Salah satu panduan menggunakan sekitar 2 gram matcha, 60 ml air hangat, susu, dan es. Pemanis bersifat opsional dan sebaiknya ditambahkan setelah matcha dicicipi terlebih dahulu.

Menikmati matcha ternyata bukan sekadar mencampurkan bubuk hijau dengan air atau susu. Suhu air, proses pengayakan, teknik mengocok, hingga cara mencicipinya dapat mengubah pengalaman rasa. Dengan menikmatinya secara perlahan, karakter matcha yang awalnya terasa pahit pun dapat lebih mudah dikenali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....