Perbanyak Shalawat di Bulan Maulid, Umat Muslim Didorong Raih Keutamaan & Syafaat

  • 30 Agt 2026 13:45 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Bulan Maulid menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Amalan tersebut dinilai memiliki berbagai keutamaan, mulai dari mendapatkan rahmat Allah hingga menjadi salah satu jalan memperoleh syafaat Nabi di hari kiamat.

Ustadz H. Ahmad Sholeh Muhsin, Lc. M.Pd., dalam program Mutiara Pagi RRI Cirebon, Sabtu, 29 Agustus 2026 menjelaskan terdapat lebih dari 42 keutamaan atau manfaat membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, salah satu keutamaan tersebut adalah menjalankan perintah Allah SWT.

“Ketika seseorang mengucapkan atau bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, maka dia sudah melaksanakan perintah Allah SWT,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap satu kali membaca shalawat, Allah SWT memberikan balasan berupa sepuluh kali rahmat. Karena itu, semakin banyak seseorang membaca shalawat, semakin besar pula kesempatan memperoleh limpahan rahmat dari Allah SWT.

“Ketika kita membaca Allahumma shalli ala Muhammad, maka Allah akan membalas sepuluh kali lipat. Baca sepuluh berarti seratus, dan baca seratus berarti seribu,” katanya.

Selain mendapatkan rahmat, membaca shalawat juga disebut dapat menjadi sebab diangkatnya derajat seseorang. Keutamaan lainnya adalah penghapusan dosa dan keburukan.

Ia menyampaikan bahwa shalawat memiliki keistimewaan khusus dibandingkan dengan berbagai bentuk amal ibadah lainnya. Berbeda dari amalan lain yang penerimaannya sangat bergantung pada keikhlasan dan kekhusyukan seseorang, shalawat diyakini pasti diterima oleh Allah SWT.

“Allah akan menghapus dosa-dosa dan keburukan orang yang membaca shalawat. Ketika seseorang banyak dosa kemudian memohon ampun kepada Allah dengan memperbanyak shalawat kepada Nabi, maka Allah akan mengampuninya,” katanya.

Ia menambahkan, memperbanyak shalawat juga menjadi salah satu upaya untuk mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat. Ia mengingatkan bahwa perjalanan manusia di akhirat akan panjang, sehingga umat Islam perlu mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal.

“Orang yang paling utama mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW di yaumul kiamah nanti adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku. Karena itu, mari kita perbanyak shalawat kepada Nabi,” ucapnya.

Ia berharap momentum bulan Maulid tidak hanya diisi dengan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah. Kebiasaan membaca shalawat diharapkan terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di bulan Maulid ini adalah momentum terbaik kita dan waktu emas kita untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....