Projection : ketika Kita Menuduh Orang Lain Atas Kekurangan Diri

  • 12 Agt 2026 16:08 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Projection: Ketika Kita Menuduh Orang Lain Atas Kekurangan Diri

RRI.CO.ID, Cirebon – Seseorang yang sering kali menyimpan rasa iri pada kesuksesan temannya, tiba-tiba menuduh orang lain dengki kepadanya. Atau seseorang yang memiliki sifat pembohong, selalu mencurigai bahwa orang di sekitarnya tidak jujur.

Mekanisme pertahanan diri secara tidak sadar ini disebut sebagai Projection (Proyeksi Psikologis). Dilansir dari Simply Psychology: Defense Mechanisms and Projection, Proyeksi adalah sebuah mekanisme pertahanan mental (defense mechanism) di mana seseorang melimpahkan perasaan, dorongan, atau sifat buruk yang tidak disukai dari dalam dirinya sendiri kepada orang lain. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh psikoanalis ternama, Sigmund Freud.

Mengapa otak kita melakukan proyeksi? Jawabannya adalah untuk melindungi ego dan perasaan diri. Mengakui bahwa kita memiliki sifat iri, cemas, atau ketidakmampuan sering kali menyakitkan bagi harga diri.

Oleh karena itu, secara tidak sadar, otak "melempar" keburukan tersebut keluar dan menuding orang lain sebagai pemilik sifat negatif itu. Dalam interaksi sosial, proyeksi sering menjadi pemicu utama konflik dan kesalahpahaman dalam hubungan interpersonal.

Seseorang yang memproyeksikan perasaannya akan sulit melihat kenyataan secara objektif dan cenderung mudah menghakimi orang lain. Cara efektif untuk mengatasi kecenderungan proyeksi adalah dengan meningkatkan kesadaran diri (self-awareness).

Ketika Anda merasa sangat terganggu atau benci pada sifat tertentu dari orang lain, luangkan waktu untuk melakukan refleksi diri. Tanyakan pada diri sendiri secara jujur: "Apakah saya sebenarnya juga memiliki sifat tersebut dan sedang berusaha mengingkarinya?" .

Dengan mengenali diri sendiri, kita bisa membina hubungan yang lebih jujur dan harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....