Rice Cooker Jadi Pemicu Kebakaran Rumah

  • 24 Jun 2026 17:56 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Rice cooker telah menjadi peralatan wajib di banyak rumah karena digunakan hampir setiap hari. Meski praktis, alat ini dapat menjadi sumber bahaya apabila komponen pemanas atau sistem kelistrikannya mengalami kerusakan.

Penggunaan dalam jangka panjang dapat menyebabkan keausan pada kabel, saklar, maupun elemen pemanas. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan tersebut berpotensi menimbulkan hubungan singkat yang memicu percikan api.

Selain faktor usia pakai, kebiasaan penggunaan yang kurang tepat juga dapat meningkatkan risiko gangguan pada rice cooker. Misalnya, penggunaan stop kontak yang longgar atau kabel sambungan yang tidak sesuai standar dapat memperbesar kemungkinan terjadinya korsleting.

Risiko kebakaran meningkat ketika rice cooker terus terhubung ke listrik tanpa pengawasan. Kondisi ini semakin berbahaya jika alat ditempatkan di dekat bahan yang mudah terbakar seperti tumpukan kertas, kain, atau perabot berbahan kayu.

Debu yang menumpuk pada bagian ventilasi dan area sekitar colokan listrik juga dapat menjadi pemicu masalah. Penumpukan kotoran dalam waktu lama berpotensi mengganggu sirkulasi panas dan meningkatkan suhu kerja perangkat.

Beberapa kasus menunjukkan bahwa aroma hangus, perubahan warna pada kabel, atau munculnya percikan kecil saat mencolokkan alat merupakan tanda awal adanya gangguan kelistrikan. Tanda-tanda tersebut sebaiknya tidak diabaikan karena dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Teknisi kelistrikan menyarankan pemeriksaan rutin terhadap kondisi perangkat dan mengganti unit yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Langkah tersebut dinilai efektif untuk mengurangi risiko kebakaran.

Pengguna juga dianjurkan untuk menambah kapasitas rice cooker ketika alat tidak digunakan dalam waktu lama. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi beban listrik sekaligus meminimalkan potensi gangguan pada komponen internal.

Dilaporkan dari Keselamatan Listrik Pertama pada tanggal 15 Mei 2024, peralatan listrik rumah tangga yang sudah tua dan mengalami kerusakan internal memiliki potensi lebih tinggi menyebabkan korsleting dan kebakaran. Organisasi tersebut juga mengingatkan pentingnya perawatan secara berkala untuk memastikan perangkat tetap aman digunakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....