Muharram Jadi Pengingat Pentingnya Empati dan Kepedulian terhadap Sesama
- 21 Jun 2026 09:02 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Selain sebagai momentum ibadah, 10 Muharram juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan solidaritas antarumat Islam. Hal ini mengemuka dalam dialog Mutiara Pagi RRI Cirebon pada Sabtu, 20 Juni 2026 bersama Ustadz H. Ahmad Sholeh Muhsin, Lc. M.Pd.
Ia menekankan bahwa salah satu amalan utama di 10 Muharram adalah puasa Asyura. “Maka kita disunahkan untuk berpuasa juga karena mengikuti sunnah Baginda Nabi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa puasa Asyura memiliki nilai historis sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS. Tradisi ini kemudian menjadi amalan yang dianjurkan bagi umat Islam hingga saat ini.
Selain ibadah individual, ia juga menyoroti pentingnya amalan sosial seperti sedekah dan silaturahmi. “Di antara amaliah di 10 Muharram adalah wasilah silaturahmi,” katanya.
Menurutnya, momentum Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian terhadap keluarga, tetangga, dan anak yatim. Ia menegaskan bahwa sedekah tidak harus selalu diberikan kepada anak yatim secara formal, tetapi bisa kepada kerabat terdekat yang membutuhkan.
“Sedekah itu yang paling utama adalah kepada kerabat yang punya tali persaudaraan lebih dekat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa memuliakan anak yatim merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun, ia menekankan perlunya pendekatan yang bijak agar tidak menimbulkan kesan mengeksploitasi mereka dalam kegiatan seremonial.
“Yang idealnya adalah sedekah itu langsung, tidak dipertontonkan,” ucapnya menjelaskan. Ia menambahkan bahwa kepedulian terhadap anak yatim harus dilakukan secara berkelanjutan.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Muharram sebagai momen memperkuat empati sosial dan memperbaiki hubungan antarsesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....