Mengapa Notifikasi Grup WhatsApp Bisa Memicu Stres?

  • 13 Jun 2026 10:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Grup WhatsApp telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari grup keluarga, teman sekolah, komunitas, hingga pekerjaan. Meski memudahkan komunikasi dan berbagi informasi, notifikasi yang terus-menerus muncul dari berbagai grup ternyata dapat memicu stres bagi sebagian orang.

Banyak pengguna mengaku merasa kewalahan ketika ponselnya terus berbunyi atau menampilkan notifikasi baru setiap beberapa menit. Dalam satu hari, seseorang bisa menerima puluhan bahkan ratusan pesan dari berbagai grup. Kondisi ini membuat perhatian mudah terpecah dan sulit fokus pada aktivitas yang sedang dikerjakan.

Penelitian dari University of California, Irvine, menunjukkan bahwa gangguan akibat notifikasi digital dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan tingkat stres. Setiap kali notifikasi muncul, otak cenderung terdorong untuk memeriksa pesan tersebut, meskipun sebenarnya tidak mendesak.

Akibatnya, fokus yang sudah terbentuk harus dibangun kembali setelah perhatian teralihkan. Selain mengganggu konsentrasi, notifikasi grup juga dapat menimbulkan tekanan sosial.

Banyak orang merasa harus segera membaca atau merespons pesan agar tidak dianggap tidak peduli atau kurang aktif dalam kelompok. Perasaan ini semakin kuat ketika pesan berasal dari grup pekerjaan atau komunitas yang dianggap penting.

Fenomena lain yang sering terjadi adalah information overload atau kelebihan informasi. Ketika terlalu banyak pesan masuk dalam waktu singkat, otak harus menyaring berbagai informasi sekaligus.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Behavioral Addictions, paparan komunikasi digital yang berlebihan dapat meningkatkan kelelahan mental dan menurunkan kenyamanan psikologis. Tidak hanya itu, notifikasi yang muncul di luar jam kerja juga dapat mengganggu waktu istirahat.

Pesan yang masuk pada malam hari atau saat akhir pekan membuat sebagian orang sulit benar-benar melepaskan diri dari urusan pekerjaan. Kondisi ini berpotensi memicu kelelahan emosional jika berlangsung dalam jangka panjang.

Para ahli menyarankan pengguna untuk mengelola notifikasi secara bijak. Fitur bisukan grup, membatasi waktu penggunaan ponsel, atau mematikan notifikasi yang tidak penting dapat membantu mengurangi gangguan dan menjaga kesehatan mental.

Langkah sederhana ini juga dapat meningkatkan fokus saat bekerja maupun beristirahat. Meski grup WhatsApp menawarkan banyak manfaat dalam berkomunikasi, pengguna tetap perlu menjaga keseimbangan agar tidak terbebani oleh arus informasi yang terus mengalir.

Dengan mengatur notifikasi sesuai kebutuhan, teknologi dapat menjadi alat yang membantu aktivitas sehari-hari tanpa menambah stres yang tidak perlu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....