Waktu Makan Malam Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jantung
- 10 Jun 2026 19:34 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon: Kebiasaan mengatur jam makan malam ternyata memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap kesehatan kardiovaskular. Berdasarkan berbagai penelitian, memajukan waktu makan malam sebelum pukul 19.00 menjadi kunci utama untuk menjaga kinerja jantung tetap optimal.
Seorang ahli gizi bernama Jackie Bridson mengatakan untuk setidaknya menyelesaikan makan dua hingga tiga jam sebelum waktu tidur. Hal ini dilakukan agar tubuh tubuh dapat memproses lemak secara lebih efisien.
"Jika Anda tidur sekitar pukul 22.00, cobalah menyelesaikan makan malam pada pukul 19.00 atau 20.00," katanya seperti dilansir Eating Well Selasa, 9 Juni 2026.
Menurutnya, fungsi hati dalam memproduksi sekaligus membersihkan kolesterol dipengaruhi oleh ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Saat malam hari, laju metabolisme umumnya menurun sehingga proses pembuangan lemak dari aliran darah tidak berlangsung seoptimal pada siang hari.
Makan malam sebelum pukul 19.00 memberikan jeda waktu yang cukup sebelum tidur sehingga tubuh dapat mencerna makanan dengan lebih optimal. Kebiasaan ini juga membantu menjaga kadar gula darah, tekanan darah, dan profil lipid yang lebih baik, yang semuanya merupakan faktor penting bagi kesehatan jantung.
Selain itu, makan lebih awal dapat mengurangi kecenderungan ngemil pada malam hari yang sering kali melibatkan makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh. Konsumsi makanan tidak sehat menjelang tidur diketahui dapat meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolik yang berkontribusi terhadap penyakit jantung.
Waktu makan malam yang ideal disarankan pada rentang pukul 17.00 hingga 19.00 serta menjaga jadwal makan yang konsisten dari hari ke hari. Konsumsilah makanan kaya serat larut seperti oat, kacang-kacangan, apel, brokoli, dan kubis brussel yang dapat membantu mengurangi kolesterol dalam tubuh.
Menjaga kesehatan jantung juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi sumber protein kaya omega-3, seperti salmon, tuna, dan trout. Selain mendukung fungsi jantung, kandungan omega-3 pada ikan-ikan tersebut membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....