Perbedaan Signifikan antara Thrifting dan Barang Preloved

  • 30 Mar 2026 10:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Di tengah meningkatnya tren fashion berkelanjutan, istilah "thrifting" dan "preloved" menjadi dua kata yang paling sering muncul dalam perbincangan sehari-hari. Meskipun keduanya sama-sama merujuk pada penggunaan barang bekas, terdapat perbedaan yang cukup signifikan mulai dari konteks, makna, hingga cara mendapatkannya.

Thrifting sendiri merupakan aktivitas mencari dan membeli berbagai barang bekas dengan harga yang sangat terjangkau bagi kantong masyarakat. Kegiatan ini biasanya dilakukan di toko barang bekas khusus (thrift shop), pasar loak tradisional, hingga toko daring yang memang mengkhususkan diri menjual pakaian secondhand.

Banyak orang menyukai thrifting karena kegiatan ini menawarkan keseruan tersendiri dalam mencari barang yang unik, bergaya vintage, atau bahkan barang bermerek dengan harga miring. Bagi para pencintanya, thrifting bukan sekadar belanja, melainkan sebuah hobi berburu "harta karun" yang tersembunyi di antara tumpukan pakaian lainnya.

Sementara itu, istilah preloved memiliki makna yang sedikit lebih spesifik yaitu barang bekas yang sebelumnya telah dimiliki dan digunakan secara pribadi oleh seseorang. Istilah ini terasa lebih personal karena barang tersebut biasanya dijual kembali oleh pemilik langsung yang identitas atau latar belakangnya sering kali diketahui oleh pembeli.

Ciri khas utama dari barang hasil thrifting adalah kondisinya yang sangat beragam, mulai dari yang masih sangat bagus hingga yang memerlukan sedikit perbaikan atau pembersihan ulang. Dilansir dari laman Good On You, aktivitas ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mengurangi limbah tekstil dan mendukung terciptanya ekonomi sirkular yang lebih ramah lingkungan.

Berbeda dengan itu, barang preloved umumnya memiliki kondisi yang cenderung lebih terawat karena berasal dari pemakaian pribadi yang dijaga dengan baik oleh pemiliknya. Barang-barang ini biasanya dipasarkan melalui media sosial pribadi, e-commerce, atau forum komunitas khusus yang menyasar pembeli yang mencari kualitas tinggi namun dengan harga tetap miring.

Dengan memahami perbedaan kedua istilah ini, kita dapat lebih bijak dalam memilih cara berbelanja yang sesuai dengan kebutuhan serta gaya hidup masing-masing. Baik memilih thrifting maupun barang preloved, keduanya sama-sama berkontribusi positif dalam memperpanjang usia pakai sebuah produk mode dan menjaga kelestarian bumi kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....