Tujuh Penyakit Mental akibat Kebanyakan Pikiran
- 03 Mar 2026 12:30 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Tujuh penyakit mental ini bisa kita rasakan akibat kebanyakan pikiran, seperti dilansir dari psikologiindonesia_.
1. Gangguan Kecemasan Umum (Generalized Anxiety Disorder / GAD)
Kondisi ini ditandai oleh kekhawatiran berlebihan tentang berbagai hal yang berlangsung terus-menerus. Tandanya, penderita sering merasa tegang, sulit berkomunikasi, dan mudah lelah meskipun tanpa penyebab yang jelas.
2. Depresi
| Baca juga: Bahaya Tersembunyi di Balik Dengkuran |
Pikiran negatif yang berulang, seperti merasa tidak berharga atau putus asa membuat kita merasa energi negatif dan terjebak dalam lingkaran tekanan tanpa akhir. Tandanya sedih berkepanjangan, kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya disukai, dan perubahan pola tidur dan nafsu makan.
3. Gangguan Obsesif-Kompulsif (OCD). Munculnya pikiran menganggu yang berulang, sehingga penderitanya merasa harus melakukan tindakan berulang kali agar cemasnya berkurang. Tandanya merasa cemas berlebihan jika tidak melakukan ritual tertentu, hingga sulit mengendalikan pikiran meskipun disadari tidak masuk akal.
4. Stres Pascatrauma (PTSD)
Pikiran dan ingatan traumatis dari masa lalu yang terus muncul dapat membuat penderita mengalami stres berkepanjangan. Tandanya sering mengalami kilas balik (flashback), mimpi buruk, mudah terkejut, merasa waspada berlebihan, serta terpancing situasi atau tempat yang mengingatkan pada trauma.
5. Gangguan Stres Akut
Kondisi ini sering kali timbul setelah peristiwa traumatis, dimana pikiran tidak dapat melepaskan kejadian tersebut. Tandanya meliputi rasa cemas berlebihan, sulit tidur, mimpi buruk, mudah terkejut, hingga merasa seakan peristiwa itu terjadi kembali.
6. Gangguan Disosiatif
Upaya pikiran untuk menjauh atau memisahkan diri dari realitas sehingga memicu hilangnya ingatan, kesadaran, bahkan identitas diri. Tandanya merasa terlepas dari tubuh sendiri (depersonalisasi), merasa dunia di sekitar tidak nyata (derealisasi), kesulitan mengingat peristiwa penting, hingga kebingungan tentang jati diri.
| Baca juga: Kenapa Banyak Orang Menunda Balas Pesan? |
7. Gangguan Panik
Pikiran yang berfokus pada rasa takut dan kecemasan berlebih dapat memicu kita mengalami serangan panik mendadak. Tandanya meliputi detak jantung yang sangat cepat, sesak napas, gemetar, berkeringat dingin, hingga perasaan seolah kehilangan kendali atau pingsan.
“Pikiran kita adalah pelayan yang baik, tapi tuan yang kejam.” Seringkali kita tidak sadar kalau musuh terbesar kita bukanlah orang lain, tapi isi kepala sendiri.
Hati-hati, kebiasaan memelihara pikiran negatif dan overthinking yang tidak dikelola bisa berkembang menjadi tujuh gangguan mental serius ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....