Salut untuk Kita yang Masih Bertahan
- 23 Feb 2026 12:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Salut untuk kita yang masih bertahan tanpa merusak diri. Salut pada kita yang meskipun mental kita sedang tidak baik-baik saja, kita masih memilih untuk bertahan.
Salut sama kita, kita bisa saja memilih untuk menyerah, tapi kita memilih untuk pulih. Salut sama kita, kita punya banyak luka, tapi kita tidak pernah menjadikan itu alasan untuk menyakiti orang lain, seperti dilansir dari psikologiindonesia_.
Salut pada kita, kita pernah jatuh, tapi kita tidak membiarkan diri kita tetap di bawah selamanya. Salut pada kita, kita tidak pakai trauma sebagai alasan untuk jadi toxic, justru kita sadar, kita butuh sembuh.
Salut sama kita, kita tidak asal membaur ke pergaulan yang bisa merusak kita, karena kita tahu, kita berharga. Salut sama kita, kita tidak balas dendam pada dunia yang pernah menyakiti kita dan dibalas dengan cara memperbaiki diri kita sendiri.
Salut pada kita, kita tahu rasanya dikhianati, ditinggalkan, dilecehkan, dianggap remeh tapi kita tetap baik. Kita mungkin pernah disakiti orang lain, tapi kita tidak ulangi siklus itu.
Banyak orang yang mengalami luka batin, ternyata melakukan hal yang sama seperti saat dia disakiti, bahkan melakukan sesuatu yang merusak dirinya sendiri, menyakiti orang lain, atau bahkan dia seakan hidup tanpa arah. Tapi ketika kita memilih jalan yang lebih sulit, yakni proses penyembuhan atau biasa disebut dengan healing, tentu itu hal yang luar biasa.
Ini disebut resilience, yakni kemampuan seseorang bangkit dari luka dengan cara yang sehat. Proses pulih itu tidak pernah cepat, butuh kesadaran, keberanian, dan keinginan untuk berubah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....