Pengembangan Sapi Perah Berbasis Desa Dinilai Efektif
- 20 Feb 2026 03:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pengembangan sapi perah berbasis desa dinilai menjadi strategi efektif dalam mendukung produksi susu nasional. Pendekatan ini juga mendorong pemerataan ekonomi masyarakat pedesaan.
Akademisi IPB University Dr. Ir. Bagus Priyo Purwanto, M.Agr menilai peternakan sapi perah tidak perlu disentralisasi di wilayah tertentu. Ia justru mendorong pengembangan skala kecil di desa-desa.
“Setiap desa itu sebenarnya bisa punya sapi perah, misalnya 40 ekor,” ujarnya saat dihubungi RRI pada Senin, 10 Februari 2026. Menurutnya, sapi tersebut dapat dipelihara oleh beberapa peternak dalam satu desa.
Susu yang dihasilkan dapat kemudian diserap oleh dapur MBG di wilayah sekitar. “Nanti susunya bisa diserap oleh dapur yang ada di sekitar situ,” katanya.
Ia menilai pola distribusi lokal akan lebih efisien dibandingkan pengiriman dari daerah jauh. Biaya logistik dapat ditekan sehingga harga susu lebih stabil.
“Kalau dari dataran tinggi diangkut ke dataran rendah kan mahal lagi,” katanya. Ia juga menyebut daerah perkotaan tetap bisa didukung wilayah penyangga. kerja sama antarwilayah menjadi kunci keberhasilan distribusi susu segar.
“Daerah kota bisa didukung daerah penyangga di sekitarnya,” ucapnya.
Jika program ini dilakukan, dinilai dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. Selain itu, peternak dapat memperoleh penghasilan rutin dari produksi susu.
Ia menegaskan program berbasis desa akan memperkuat ekonomi lokal jika dijalankan dengan pendampingan yang baik. Keterlibatan pemerintah daerah menjadi faktor penting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....