YGSN Ungkap Alasan Prabowo Gagaskan Becak Listrik

  • 14 Sep 2026 15:42 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Gagasan Presiden Prabowo Subianto memberikan becak listrik kepada pengemudi lanjut usia berawal dari keprihatinannya melihat lansia masih harus mengayuh becak akibat desakan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hal tersebut disampaikan Direktur Operasi Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) Brigjen TNI (Purn) Sudarwo Aris Nurcahyo yang mewakili Ketua YGSN Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Dr. Teguh Arief Indratmoko, dalam penyerahan 200 unit becak listrik di Lapangan Alun-Alun Kejaksan, Kota Cirebon beberapa waktu lalu.

Keresahan Prabowo tersebut muncul saat masa kampanye Pilpres 2024 dalam Dialog Publik Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya, ketika ia menceritakan pertemuannya dengan seorang pengemudi becak berusia 70 tahun yang masih bekerja di tengah kondisi fisik yang sudah lanjut usia. Sudarwo mengatakan Prabowo merasa prihatin melihat pengemudi lansia tersebut masih harus mengayuh becak di bawah terik matahari karena tuntutan ekonomi.

Dalam peristiwa tersebut, Prabowo menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi pengemudi becak yang tetap bekerja pada usia lanjut dengan mengandalkan tenaga fisik. “Umur 70 tahun tarik becak. Saya mau menangis. Tidak boleh di negara merdeka, sekian puluh tahun rakyat kita harus naik becak di usia 70 tahun. Saya sebagai mantan jenderal malu-maluin negara,” ujar Prabowo dalam pernyataannya yang disampaikan kembali oleh Sudarwo Senin 14 September 2026.

Keprihatinan itu kemudian mendorong munculnya gagasan untuk membuat becak yang tidak lagi sepenuhnya mengandalkan tenaga pengemudi dalam mengayuh pedal. Saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo meminta PT LEN Industri (Persero) dan PT Pindad di Bandung untuk merancang, mengembangkan, serta memproduksi becak bertenaga baterai.

Pengembangan becak listrik tersebut ditujukan untuk membantu pengemudi lanjut usia agar dapat tetap bekerja dengan beban fisik yang lebih ringan dibandingkan ketika menggunakan becak tradisional. Dengan tenaga yang lebih ringan, bantuan itu diharapkan dapat membantu para pengemudi menjaga kondisi fisik sekaligus meningkatkan pendapatan hariannya.

Dalam penyerahan bantuan di Kota Cirebon, YGSN menyebut becak listrik telah didistribusikan lebih dari 7.000 unit di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Khusus di Kota Cirebon dan sekitarnya, sebanyak 200 unit becak listrik diberikan secara gratis kepada pengemudi becak lanjut usia sebagai bagian dari upaya meringankan beban pekerjaan mereka.

Sudarwo mengatakan bantuan becak listrik tersebut merupakan bagian dari janji Prabowo untuk memberikan kendaraan tersebut secara gratis kepada pengemudi becak lanjut usia di seluruh Indonesia. “Bantuan becak listrik ini adalah salah satu pemenuhan janji kampanye Bapak Prabowo, yaitu janji memberikan becak listrik gratis kepada bapak-bapak penarik becak berusia lanjut di seluruh Indonesia,” ucap Sudarwo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....