YGSN Pastikan Ada Penambahan Unit Becak Listrik di Kota Cirebon

  • 09 Sep 2026 13:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) memastikan Kota Cirebon akan mendapat penambahan unit becak listrik setelah sebelumnya menerima bantuan sebanyak 200 unit dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penambahan tersebut dilakukan karena jumlah pengemudi becak di Kota Cirebon yang membutuhkan bantuan masih lebih banyak, sekaligus untuk mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan di berbagai kawasan kota.

Direktur Hubungan dan Kerja Sama Kelembagaan YGSN, Nuryana, mengatakan pihaknya melihat 200 unit yang telah disalurkan masih belum mencukupi jumlah komunitas pengemudi becak di Kota Cirebon. Ia memperkirakan jumlah pengemudi becak di Kota Cirebon mencapai lebih dari 300 orang sehingga YGSN membuka peluang penambahan bantuan.

“Ya, insya Allah ada penambahan, insya Allah. Karena memang kalau lihat dari komunitas pengemudi becak di Cirebon ini, 200 tuh masih kurang. Katanya sekitar 300-an lebih kalau enggak salah,” ujar Nuryana saat ditemui usai penyerahan becak listrik di Lapangan Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon, Jumat, 4 September 2026.

Baca juga: Pengemudi Becak Listrik Cirebon Gratis Isi Daya di Kantor Pemkot

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo sebelumnya meminta agar jumlah becak listrik yang diberikan kepada Kota Cirebon dapat ditambah karena kendaraan tersebut dinilai memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata. Ia mengusulkan penempatan tambahan becak listrik di sejumlah titik strategis seperti stasiun kereta api dan hotel berbintang agar wisatawan lebih mudah menuju keraton, pasar tradisional, maupun objek wisata lainnya.

Menurutnya, Kota Cirebon memiliki banyak tujuan wisata yang dapat dijangkau menggunakan becak, mulai dari empat keraton hingga 10 pasar tradisional yang menjadi bagian dari aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat. Kehadiran becak listrik di titik-titik tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi bagi wisatawan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Nuryana mengatakan program becak listrik merupakan amanat Presiden RI Prabowo Subianto kepada YGSN untuk membantu masyarakat bawah, khususnya pengemudi becak lanjut usia yang masih mencari nafkah untuk keluarga. Program tersebut diharapkan dapat meringankan tenaga pengemudi karena mereka tidak lagi harus mengayuh secara manual sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan.

Secara nasional, YGSN menargetkan distribusi 25 ribu unit becak listrik sepanjang 2026 dari total target 80 ribu unit di seluruh Indonesia, dengan sekitar 10 ribu unit telah didistribusikan hingga saat ini. Nuryana mengatakan distribusi berikutnya akan terus dilakukan ke sejumlah daerah, termasuk wilayah Jawa Barat, sehingga penambahan unit bagi Kota Cirebon dapat mendukung kebutuhan pengemudi sekaligus pemanfaatan becak listrik sebagai sarana transportasi perkotaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....