Stigma dan Minim Aksesibilitas Masih Hambat Difabel Masuk Dunia Kerja
- 05 Sep 2026 12:40 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Membuka lowongan kerja bagi penyandang disabilitas belum cukup tanpa dukungan aksesibilitas dan akomodasi yang memadai. Kondisi tempat kerja yang belum ramah difabel berpotensi membuat pekerja kesulitan bertahan meski perusahaan telah merekrut.
Wakil Ketua Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC), Oni Jahoni, mengatakan perusahaan perlu menyiapkan fasilitas sesuai kebutuhan pekerja difabel. Kebutuhan tersebut mencakup aksesibilitas serta akomodasi layak bagi pekerja dengan ragam disabilitas berbeda.
“Seolah-olah hanya menggugurkan kewajiban dari Undang-Undang Nomor 8 2016 tentang 1 persen di sektor swasta gitu kan,” ujarnya kepada RRI, Sabtu, 5 September 2026. Rekrutmen yang hanya memenuhi kewajiban tanpa dukungan lingkungan kerja dapat membuat pekerja difabel tidak bertahan lama.
Baca juga: FKDC Dorong Asesmen Peserta sebelum Pelatihan Kewirausahaan Difabel
Penyandang disabilitas pengguna kursi roda atau tongkat membutuhkan akses fisik yang memungkinkan mereka menjalankan pekerjaan secara mandiri. Sementara pekerja dengan disabilitas sensorik juga memerlukan akomodasi sesuai kebutuhan agar dapat bekerja secara optimal.
Oni menilai stigma terhadap kemampuan penyandang disabilitas masih menjadi tantangan dalam membuka kesempatan kerja yang setara. Menurutnya, sebagian masyarakat masih menganggap difabel tidak berdaya sehingga peluang mereka memasuki dunia kerja terbatas.
“Jadi dari individunya sendiri kita namakan itu kan self stigma, artinya stigma dari internalnya,” ucapnya. Stigma internal dapat menghambat penyandang disabilitas berinteraksi, mengakses pekerjaan, dan mengembangkan kemandirian.
Baca juga: Perusahaan Mulai Buka Rekrutmen Difabel, FKDC Minta Lingkungan Kerja Inklusif
Karena itu, perusahaan perlu melihat kemampuan pekerja berdasarkan kompetensi, bukan kondisi disabilitas yang dimiliki seseorang. Oni berharap dunia kerja semakin terbuka sekaligus mampu menyediakan lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi difabel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....