FKDC Dorong Asesmen Peserta sebelum Pelatihan Kewirausahaan Difabel

  • 05 Sep 2026 12:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Program pelatihan kewirausahaan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan penyandang disabilitas yang ingin membangun usaha mandiri. Ketidaksesuaian pelatihan dengan minat peserta hingga minimnya pendampingan menjadi persoalan yang masih ditemukan di lapangan.

Wakil Ketua Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC), Oni Jahoni, mengatakan penyelenggara pelatihan perlu melakukan asesmen sebelum menentukan program. Asesmen diperlukan agar keterampilan yang diberikan sesuai minat dan bakat masing-masing penyandang disabilitas.

“Karena kan untuk membuka mendirikan sebuah usaha tentu akan lebih berdampak jika disesuaikan dengan minat bakat seseorang,” katanya kepada RRI, Sabtu, 5 September 2026. Pelatihan yang tidak didahului asesmen berpotensi membuat peserta kesulitan melanjutkan usaha setelah program selesai.

Selain kesesuaian materi, keberlanjutan program menjadi persoalan karena peserta sering tidak memperoleh pendampingan setelah pelatihan berakhir. Dukungan berupa peralatan usaha juga dinilai penting agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan.

“Tapi mayoritas tidak ada tindak lanjut dari pelatihan tersebut,” ujarnya. Kondisi tersebut membuat sebagian peserta tidak mampu mengembangkan keterampilan menjadi kegiatan usaha yang berkelanjutan.

Baca juga: Perusahaan Mulai Buka Rekrutmen Difabel, FKDC Minta Lingkungan Kerja Inklusif

Oni menilai pelatihan seharusnya tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran tanpa memastikan peserta mampu mengembangkan hasilnya. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk membantu penyandang disabilitas menghadapi berbagai tantangan ketika mulai menjalankan usaha.

Ia berharap penyelenggara program lebih memperhatikan kebutuhan peserta sebelum menentukan bentuk pelatihan kewirausahaan. Dengan demikian, program dapat memberikan dampak nyata terhadap kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di Cirebon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....