Desa Ciawigajah Cirebon Sulap Sampah Jadi RDF dan Pupuk Organik
- 24 Agt 2026 13:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – TPS 3R Ciawigajah, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, mengolah sampah menjadi pelbagai produk bernilai guna seperti pupuk organik, cacahan plastik, hingga Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk bahan bakar alternatif industri. Pemanfaatan tersebut mengimplementasikan ekonomi sirkular di tingkat desa melalui kolaborasi bersama Dinas Pertanian, PT Indocement Palimanan, PT Waring, dan Cirebon Power.
Kepala Desa Ciawigajah, Nunung Nurhadi, mengatakan sampah organik yang masuk ke TPS 3R diolah menjadi pupuk organik dan telah menjalani pengujian di laboratorium pertanian di Lembang. Produk tersebut kemudian dikembangkan bersama Dinas Pertanian untuk disebarkan maupun dijual melalui kios-kios yang berada di Kabupaten Cirebon.
“Pupuk organik yang dibuat dari bahan sampah ini, sampah organik. Kita sudah kerja sama dengan Dinas Pertanian disebarkan ataupun dijual ke kios-kios yang ada di Kabupaten Cirebon,” ujar Nunung kepada RRI, Minggu, 16 Agustus 2026.
Baca juga: Pemdes Ciawigajah Olah 12 Ton Sampah Lintas Daerah
Sementara itu, sampah nonorganik dan residu yang sebelumnya menjadi persoalan dalam pengelolaan sampah dimanfaatkan sebagai bahan baku RDF. Melalui kerja sama dengan PT Indocement di Palimanan, RDF tersebut digunakan sebagai pengganti bahan bakar batu bara dalam kegiatan industri.
“Untuk sampah non-organik, kita sudah kerja sama dengan Indocement. Residu yang selama ini menjadi pokok permasalahan sudah dimanfaatkan untuk RDF, pengganti bahan bakar batubara di perusahaan PT Indocement yang ada di Palimanan Kabupaten Cirebon,” kata Nunung.
Baca juga: TPS 3R Ciawigajah Cirebon Serap Tenaga Kerja dan Berdayakan Ekonomi
Selain RDF, sebagian sampah plastik juga dicacah menggunakan mesin yang tersedia di TPS 3R untuk kemudian disalurkan kepada pihak ketiga. Pengelola bekerja sama dengan PT Waring untuk menerima bahan cacahan plastik yang berasal dari gelas plastik, sedangkan barang bekas lainnya dimanfaatkan melalui kerja sama dengan Cirebon Power.
Nunung menyebut TPS 3R Ciawigajah saat ini memiliki sejumlah mesin pengolahan, di antaranya dua mesin pemilah sampah, dua mesin pencacah plastik, satu mesin pres, dua mesin pembuat RDF, dan dua mesin pencacah sampah organik. Keberadaan peralatan tersebut membantu pengelola meningkatkan kemampuan pengolahan sampah sekaligus mengurangi jumlah material yang berakhir sebagai residu.
Menurut Nunung, pengolahan berbagai jenis sampah tersebut menjadi bagian dari konsep ekonomi sirkular karena material yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat kembali dimanfaatkan untuk menghasilkan produk. “Makna dari sampah berkah itu sendiri adalah bahwa ketika segala sesuatu diolah dengan baik, itu akan menghasilkan ekonomi sirkular,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....