Bupati dan Dandim Majalengka Resmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih
- 14 Agt 2026 05:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - RRI.CO.ID, Majalengka - Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Blok Ciranca, Desa Talaga Kulon, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, resmi beroperasi pada Kamis, 13 Agustus 2026. Infrastruktur sepanjang sekitar 26 meter tersebut menghubungkan Blok Cilengsar di Desa Campaga dengan Blok Ciranca di Desa Talaga Kulon.
Peresmian jembatan dihadiri Bupati Majalengka H. Eman Suherman bersama Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto, serta jajaran pemerintah daerah, TNI, Forkopimcam, dan masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi nyata atas terbatasnya akses mobilitas warga yang selama bertahun-tahun harus menempuh jalur memutar.
Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto mengatakan pembangunan jembatan bermula dari laporan masyarakat mengenai rusaknya akses penghubung di wilayah tersebut. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Bupati Majalengka dan Mabes TNI hingga pengerjaan selesai dalam waktu kurang dari satu bulan.
"Jembatan ini sangat vital bagi anak-anak sekolah, lalu lintas warga, hingga jalur perekonomian, baik untuk pedagang maupun petani yang hendak ke sawah," ujar Letkol Inf Rendra. "Atas arahan Pak Bupati, pekerjaan yang memakan waktu kurang dari satu bulan ini kami kejar dan kebut sampai tuntas," katanya melanjutkan.
Proses pembangunan jembatan juga tidak lepas dari semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Letkol Inf Rendra menilai kolaborasi tersebut menjadi gambaran nyata kehadiran Pemerintah Daerah dan TNI AD dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
"Ini membuktikan bahwasanya Pemerintah Daerah bersama TNI AD hadir mewakili negara untuk rakyat," ucap Letkol Inf Rendra menegaskan. "Kami mengimbau agar jembatan ini dirawat dan dijaga bersama agar manfaatnya awet dan tahan lama bagi konektivitas warga," katanya.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, pembangunan infrastruktur melalui kolaborasi menjadi salah satu strategi utama yang ditempuh Pemkab Majalengka. Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengapresiasi respons cepat jajaran Kodim 0617/Majalengka dalam menangkap kebutuhan masyarakat dan menghubungkannya dengan dukungan program pemerintah pusat.
Eman mengungkapkan kondisi APBD Majalengka saat ini mengalami tekanan akibat efisiensi anggaran dari Rp3,5 triliun menjadi Rp2,9 triliun. Meski demikian, dirinya menegaskan pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar bagi masyarakat tidak boleh terhenti.
"Di tengah kondisi anggaran APBD yang tertekan pasca pandemi dan adanya efisiensi dari Rp3,5 triliun menjadi Rp2,9 triliun, kita tetap harus bergerak memenuhi kebutuhan infrastruktur warga," ujar Eman. "Kuncinya ada pada kolaborasi aktif, seperti aksi tangkas Pak Dandim yang menjemput program pusat dan merespons cepat kebutuhan masyarakat," katanya menambahkan.
Bupati Eman menjelaskan manfaat jembatan ini akan langsung dirasakan warga karena mampu memangkas jarak tempuh menuju berbagai pusat aktivitas, termasuk Pasar Talaga. Selain menjadi jalur mobilitas, kawasan tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang publik dan lokasi berswafoto.
Pemkab Majalengka turut membuka peluang untuk pengembangan akses jalan lanjutan sepanjang 500 meter hingga 1,5 kilometer guna menghubungkan antar-desa. Namun, rencana pengembangan jalur lanjutan tersebut masih bergantung pada kesepakatan pembebasan lahan dengan masyarakat.
Camat Talaga Agus Heriyanto menyambut pembangunan jembatan tersebut sebagai jawaban atas impian masyarakat dua desa yang telah lama dinantikan. Pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah cepat yang diambil oleh Pemkab Majalengka dan Kodim 0617/Majalengka.
"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi langkah cepat Pak Bupati dan Pak Dandim," ujar Agus. "Jembatan ini sudah sejak lama diimpikan oleh masyarakat di dua desa, kehadiran infrastruktur ini menjadi angin segar bagi kelancaran mobilitas harian serta perekonomian warga di Kecamatan Talaga," ucapnya menyambung.
Antusiasme serupa dirasakan oleh Supriyadi, seorang warga Blok Ciranca yang sehari-hari melintasi jalur tersebut. Keberadaan jembatan baru ini dinilainya sangat membantu memangkas waktu serta biaya perjalanan harian.
"Dulu sebelum ada jembatan ini kami harus jalan memutar jauh kalau mau ke Pasar Talaga atau mengantar anak sekolah," kata Supriyadi. "Sekarang alhamdulillah, lewat jembatan baru ini jaraknya makin dekat, hemat waktu dan biaya ongkos, terima kasih banyak untuk Pak Bupati dan Pak Dandim yang sudah membangun jembatan ini," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....