122 Kendaraan Koperasi Merah Putih Disalurkan ke Desa-Desa di Majalengka
- 03 Jun 2026 15:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terus bergerak maju. Sebanyak 122 unit kendaraan operasional diserahkan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program penguatan infrastruktur ekonomi kerakyatan yang tengah dikembangkan di berbagai wilayah.
Penyerahan kendaraan berlangsung di Aula Sindang Kamulyan Kodim 0617/Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kelurahan Tonjong pada Rabu, 3 Juni 2026. Momentum tersebut menjadi simbol kesiapan desa-desa di Majalengka untuk mempercepat aktivitas usaha koperasi yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.
Bantuan yang disalurkan pada tahap kedua ini terdiri dari 42 unit kendaraan truk dan 80 unit kendaraan cator. Seluruh armada tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan.
Kegiatan penyerahan tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, Kasdim Mayor Inf Sugianto, serta para perwira staf dan Danramil. Turut hadir pula para Babinsa pendamping, kepala desa, lurah, ketua koperasi penerima bantuan, serta perwakilan dari Dinas Koperasi dan unsur PLN Kabupaten Majalengka.
Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menegaskan bahwa kendaraan operasional tersebut tidak diberikan sembarangan. Ia menyebut armada ini hanya disalurkan kepada koperasi yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan kelembagaan secara menyeluruh.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas pendukung biasa bagi pihak penerima. Lebih dari itu, armada ini merupakan aset produktif yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal demi keberlangsungan program ekonomi desa dalam jangka panjang.
"Apapun jenis dan mereknya, kendaraan ini diberikan untuk menunjang jalannya Koperasi Merah Putih. Setelah diterima, kendaraan harus dirawat dan dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang," ujar Fahmi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program Koperasi Merah Putih tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana fisik semata. Kunci utamanya juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya di lapangan.
Karena itu, Letkol Fahmi mengingatkan agar pengurus koperasi senantiasa mengedepankan profesionalisme. Hal ini penting dalam memilih pegawai maupun pengelola koperasi, sehingga lembaga tersebut mampu menjalankan usaha secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab.
"Koperasi harus dikelola oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan rasa tanggung jawab. Jangan sampai pengelola dipilih hanya berdasarkan kedekatan, tetapi harus benar-benar mampu menjalankan tugas dengan baik," katanya menegaskan.
Kodim 0617/Majalengka, lanjut Letkol Fahmi, akan terus mengawal proses pembangunan dan pengembangan Koperasi Merah Putih tersebut. Pengawalan ini dilakukan guna memastikan seluruh program yang telah direncanakan pemerintah dapat berjalan secara optimal di lapangan.
Pendistribusian kendaraan operasional ini merupakan bagian dari penyaluran tahap kedua. Proses ini dipastikan masih akan terus berlanjut pada gelombang berikutnya, seiring dengan berjalannya proses pengiriman bantuan dari pemerintah pusat.
Dengan hadirnya armada operasional baru tersebut, aktivitas distribusi barang dan layanan usaha koperasi diharapkan menjadi lebih cepat. Selain itu, mobilitas kegiatan ekonomi masyarakat desa juga diharapkan dapat berjalan dengan semakin efektif dan efisien.
Program Koperasi Merah Putih sendiri digagas sebagai salah satu instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi berbasis desa. Program ini bertujuan kuat untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, mulai dari tingkat paling bawah atau akar rumput.
"Kehadiran kendaraan operasional menjadi salah satu dukungan strategis untuk mempercepat pertumbuhan usaha koperasi. Langkah ini sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang dapat dimanfaatkan langsung oleh warga setempat," ucapnya.
Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, langkah penguatan sarana koperasi ini diharapkan mampu memperluas manfaat ekonomi secara nyata. Selain itu, upaya ini juga dapat meningkatkan produktivitas desa demi terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat Majalengka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....